• Selasa, 9 Agustus 2022

Ketum GMBI Minta Maaf kepada Kapolda Jawa Barat, Apa yang telah Dilakukan GMBI sehingga harus minta Maaf?

- Jumat, 28 Januari 2022 | 09:30 WIB
Ratusan anggota GMBI diamankan polisi usai berbuat onar saat aksi demo di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis, 27 Januari 2022. (PRFM News/Galamedia/Remy Suryadie)
Ratusan anggota GMBI diamankan polisi usai berbuat onar saat aksi demo di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis, 27 Januari 2022. (PRFM News/Galamedia/Remy Suryadie)

KLIKANGGARAN – Fauzan Rachman, Ketua Umum DPP LSM (Ormas) GMBI, meminta maaf kepada Kapolda Jawa Barat atas kerusakan yang ditimbulkan akibat aksi unjuk rasa anggota GMBI di depan Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis 27 Januari 2022.

Untuk diketahui, peristiwa pengrusakan itu terjadi saat ribuan massa GMBI melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Jabar untuk mempertanyakan proses hukum pembunuhan anggota GMBI di Karawang beberapa bulan lalu.

Sebenarnya aksi unjuk mempertanyakan proses hukum anggota GMBI yang terbunuh awalnya berjalan tertib, bahkan beberapa perwakilan GMBI diterima baik oleh jajaran kepolisian di Mapolda Jabar untuk audiensi.

Kejadian tersebut berawal dari ratusan massa GMBI yang melakukan aksi di luar Mapolda Jabar yang tidak dapat terkontrol dan mendesak masuk ke halaman Mapolda Jabar membuat beberapa pagar dan bangunan rusak terinjak.

Baca Juga: Nicho Silalahi Dukung Edy Mulyadi, Sebut Perempuan Kalimantan Dijual ke China, Siapa Nicho Silalahi?

“Saya secara pribadi dan sebagai ketua umum memohon maaf kepada Kapolda Jabar beserta jajarannya atas kerusakan yang terjadi. saya siap bertanggung jawab dan akan menindak tegas anggota GMBI yang terlibat,” ujar Fauzan dikutip Klikanggaran.com dari PRFM News pada Jumat, 28 Januari 2022.

Diketahui, massa aksi yang emosi karena salah satu temannya terbunuh di Karawang, mengakibatkan kemarahan pada saat aksi.

Dikatakan oleh Fauzan bahwa keributan di Mapolda Jabar itu merupakan aksi spontanitas dari massa yang emosi karena proses hukum terkesan lambat, tambah Fauzan.

Baca Juga: Ribut-ribut Ibu Kota Baru, Jusuf Kalla Buka Suara, Siap Buka Kartu As Pemerintah

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: PRMF News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X