• Jumat, 21 Januari 2022

Benarkah AS Sedang Menguji Kemampuan Menggunakan Senjata Nuklir untuk Berperang dengan Rusia?

- Rabu, 24 November 2021 | 09:29 WIB
Ilustrasi: misil yang terpasang di pesawat tempur (Pixabay/amwest97)
Ilustrasi: misil yang terpasang di pesawat tempur (Pixabay/amwest97)

KLIKANGGARAN--Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, mengklaim bahwa pesawat tempur nuklir Amerika telah melakukan lusinan serangan mendadak di seluruh Eropa Timur dalam beberapa minggu terakhir sebagai bagian dari latihan yang dirancang untuk menyelidiki kesiapan Rusia jika terjadi perang atom.

Berbicara setelah pertemuan dengan mitranya dari China, Wei Fenghe, di Moskow pada hari Selasa, 23 November 2021, Menteri Pertahanan Rusia itu mengatakan bahwa telah terjadi “intensifikasi aktivitas yang signifikan dari penerbangan pembom strategis AS di dekat perbatasan Rusia," dikutip oleh RT dalam artikel "US testing ability to drop nukes on Russia – Moscow".

Menurutnya, “selama sebulan terakhir, sekitar 30 misi telah diterbangkan di dekat perbatasan federasi Rusia, sekitar dua setengah kali lebih banyak dari pada periode waktu yang sama tahun lalu.”

Baca Juga: Mahasiswa STIE Dr KHEZ Muttaqien Turun ke Jalan Meminta Dedi Mulyadi Meminta Maaf

Shoigu menambahkan bahwa latihan Amerika baru-baru ini, dengan nama kode Global Thunder, melihat “sepuluh pembom strategis mempraktikkan kemampuan mereka untuk menggunakan senjata nuklir melawan Rusia pada waktu yang hampir bersamaan dari barat dan timur. Jarak minimum dari perbatasan kami adalah 20 km."

Pada saat yang sama, Panglima Angkatan Bersenjata Rusia mengatakan bahwa hubungan antara negaranya dan China menjadi semakin penting “selama saat turbulensi geopolitik dan risiko konflik meningkat.”

Komentar menteri datang di tengah meningkatnya ketegangan dengan NATO atas Ukraina, dengan Kiev mengklaim bahwa penumpukan pasukan Rusia di perbatasan bersama bisa menjadi awal dari invasi.

Baca Juga: Cerita Mistis dari Dieng, Suara Denting Sendok dan Cangkir

Moskow menyangkal bahwa pihaknya merencanakan serangan semacam itu, bersikeras bahwa “pergerakan beberapa peralatan militer atau unit tentara kami di seluruh wilayah Federasi Rusia adalah urusan kami secara eksklusif.”

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X