• Rabu, 19 Januari 2022

KPAI : Proses Hukum Jika Ditemukan Unsur Kelalaian Kegiatan Susur Sungai MTs Harapan Baru

- Senin, 18 Oktober 2021 | 20:54 WIB
Retno Listyarti-Komisioner KPAI (Istimewa)
Retno Listyarti-Komisioner KPAI (Istimewa)

 

KLIKANGGARAN --Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI mendorong kepolisian untuk mengusut kasus tewasnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis, saat melakukan kegiatan susur sungai Cileueur, Ciamis.

Jika ditemukan ada unsur kelalaian yang dilakukan oleh penyelenggara kegiatan susur sungai, hendaknya diproses hukum lebih lanjut.

Permintaan tersebut diungkapkan  KPAI dalam siaran pers  oleh Komisioner KPAI Retno Listyarti yang diterima KLIKANGGARAN, Senin 18 Oktober 2021.

Selain meminta kepolisian untuk mengusut, KPAI juga mendesak KemendikbudRistek, Kemenag, Kwarnas Pramuka duduk bersama membuat SOP tentang kegiatan di alam. 

Baca Juga: Kasus COVID-19 Membaik, Tidak Ada Daerah di Level 4 , PPKM Luar Jawa-Bali Dilanjutkan Selama Tiga Minggu

Regulasi ini penting, agar seluruh kegiatan di alam yang dilaksanakan sekolah harus merujuk pada regulasi dan SOP yang ada.

Tujuannya agar kejadian seperti yang menimpa 11 siswa MTs Harapan Baru tidak terulang di lain tempat dan waktu.

"KemendikbudRistek, Kementerian Agama, dan Kwarnas Pramuka untuk membuat regulasi bersama yang akan melahirkan standar atau SOP penyelenggaraan kegiatan-kegiatan di alam bebas, yang tidak hanya dilakukan oleh Ekskul Kepramukaan tetapi juga ekskul lain yang terkait, misalnya Kelompok Pecinta Alam," jelas Retno.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Siaran pers KPI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Bumi Banten Kembali Mengguncang Pagi Ini

Senin, 17 Januari 2022 | 08:13 WIB
X