• Selasa, 21 September 2021

Taman Nasional Kaziranga Assam dan Cagar Harimau: 24 Hewan Mati sebab Banjir dan Alasan Lainnya

- Selasa, 7 September 2021 | 13:52 WIB
Setidaknya 24 hewan, termasuk badak, dilaporkan mati di taman Kaziranga karena banjir dan alasan lainnya. (India Today/Hemanta Kumar Nath)
Setidaknya 24 hewan, termasuk badak, dilaporkan mati di taman Kaziranga karena banjir dan alasan lainnya. (India Today/Hemanta Kumar Nath)

Klikanggaran-- Sebanyak 24 hewan liar telah dilaporkan mati di Taman Nasional Kaziranga Assam dan Cagar Harimau karena banjir dan alasan lainnya.

Otoritas taman mengatakan sementara situasi banjir di Taman Nasional Kaziranga Assam dan Cagar Harimau telah berangsur-angsur membaik, setidaknya 30 persen area taman masih terendam air. 21 dari 223 kamp anti-perburuan di taman saat ini terendam, kata pejabat itu.

“Dari 24 hewan, enam hewan termasuk badak, tiga babi rusa, satu kerbau liar, satu rusa rawa tenggelam di air banjir di taman. Selain itu, 11 hewan termasuk sembilan babi rusa, satu ular sanca dan satu lutung mati ditabrak kendaraan di Jalan Raya Nasional 37 yang melewati taman nasional,” kata seorang pejabat Taman Nasional Assam Kaziranga dan Cagar Harimau.

Baca Juga: Penentuan Jangka Waktu Sewa BMD di DKI Jakarta Selama 30 Tahun Belum Didasarkan Perhitungan Hasil Kajian?

Pejabat itu lebih lanjut mengatakan bahwa empat hewan, termasuk seekor badak dan tiga babi rusa, mati karena sebab alami di Taman Nasional Kaziranga Assam dan Cagar Harimau

“Tiga hewan, termasuk dua rusa babi dan satu rusa rawa, mati karena alasan lain selama banjir,” kata pejabat itu.

Selama banjir, otoritas taman dan Pusat Rehabilitasi dan Konservasi Satwa Liar (CWRC) di Taman Nasional Kaziranga dan Cagar Harimau telah menyelamatkan empat hewan, termasuk seekor anak badak dan tiga babi rusa.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Kunjungan Kerja Ke Ponorogo: Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal dan Resmikan Bendungan B

Di sisi lain, situasi banjir di Assam sedikit membaik. Namun, 118000 orang di 14 distrik di negara bagian itu masih terkena dampak, kata pemerintah.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: India Today

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X