• Minggu, 26 September 2021

Sekolah di India kembali dibuka untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hanya untuk kelas siswa kelas 9 ke atas

- Kamis, 2 September 2021 | 09:01 WIB
Protes Mahasiswa di India tuntut kampus dibuka (AISA - Delhi University @aisa_du)
Protes Mahasiswa di India tuntut kampus dibuka (AISA - Delhi University @aisa_du)

 

KLIKANGGARAN- Sekolah sekolah di India kembali dibuka untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) meskipun masih ada ketakutan akan Covid-19.  Ini adalah untuk pertama kalinya para siswa diperbolehkan datang ke sekolah setelah 18 bulan belajar di rumah.

Sekolah dan perguruan tinggi di setidaknya enam negara bagian akan dibuka kembali secara bertahap dengan langkah-langkah kesehatan yang berlaku sepanjang September.

Sekolah-sekolah tersebut diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka setelah pihak berwenang memberikan lampu hijau untuk membuka kembali sebagian sekolah meskipun ada kekhawatiran dari beberapa orang tua dan tanda-tanda bahwa infeksi meningkat lagi.

Di Ibu Kota New Delhi, semua staf harus divaksinasi dan ukuran kelas akan dibatasi hingga 50 persen dengan tempat duduk diatur jaraknya serta selalu dibersihkan.  Tidak semua siswa boleh masuk ke sekolah. Hanya siswa kelas sembilan hingga 12 yang diizinkan mengikuti pembelajaran tatap muka di kelas.

Meskipun sudah dibuka, tetapi tidak semua orang tua mengizinkan anaknyaa ke sekolah. Beberapa orang tua mengatakan, mereka tidak meberikan izin anaknya masuk sekolah, termasuk Nalini Chauhan, yang kehilangan suaminya karena virus corona tahun lalu.

“Trauma itu ada untuk kami dan itulah yang menghentikan saya untuk keluar. Kami tidak pergi ke mal. Kami tidak pergi berbelanja. Jadi kenapa sekolah sekarang?” kata Nalini.

Kehidupan mulai berjalan normal

Kehidupan perlahan-lahan kembali normal di India setelah trauma gelombang virus corona yang ganas awal tahun ini membuat kehidupan di negara itu seolah terhenti. Gelombang serangan virus corona tersebut membuat puluhan juta orang sakit, dan menyebabkan ratusan ribu orang meninggal dunia.

Di India, infeksi baru harian telah turun tajam sejak puncaknya lebih dari 400.000 pada Mei. Tetapi pada hari Sabtu, India mencatat 46.000 kasus baru, jumlah tertinggi dalam hampir dua bulan.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: aljazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X