• Selasa, 21 September 2021

Facebook, Google, Microsoft dan Amazon Temui PM Malaysia yang Baru? Ada apa ya?

- Sabtu, 4 September 2021 | 23:26 WIB
images_berita_Jan17_FARRI-Google
images_berita_Jan17_FARRI-Google


KLIKANGGARAN.COM-Facebook, Google, Microsoft dan Amazon, berusaha bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia untuk meminta kapal asing diizinkan memperbaiki kabel bawah laut di perairannya, demikian kata juru bicara Google Sabtu (4/9/2021) seperti dilaporkan Reuters.


Reuters juga melaporkan, dengan mengutip juru bicara Google Alphabet Inc, bahwa raksasa teknologi itu Rabu lalu (1/9/2021) telah mengirim surat pada ke kantor perdana menteri baru, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, untuk membahas kebijakan cabotage Malaysia, mencari pemulihan dari pengecualian yang dicabut tahun lalu di bawah pemerintahan sebelumnya.

Upaya komunikasi dengan perdana menteri ini dipimpin oleh badan internet nasional, Malaysia Internet Exchange (MyIX).


Ketua MyIX Chiew Kok Hin mengatakan situasinya akan berbeda jika industri dalam negeri lebih berkembang, dengan beberapa perusahaan memiliki kemampuan perbaikan kabel yang dibutuhkan.


"Di mana salahnya membiarkan raksasa teknologi terus menggunakan kapal asing untuk pekerjaan perbaikan sambil memfasilitasi transfer pengetahuan, sehingga industri lokal dapat berkembang," kata Chiew kepada Reuters.


Facebook Inc, Microsoft Corp dan Amazon.com Inc tidak segera menanggapi pernyataan  Reuters atas surat tersebut. Kantor Perdana Menteri (PMO) atau Kementerian Transportasi (MoT) juga tidak.


Kementerian pada November lalu membatalkan pengecualian yang diberikan pada 2019, yang memungkinkan kapal non Malaysia untuk melakukan perbaikan kabel bawah laut di perairan negara itu.

Baca Juga: Amazon Mengakuisisi Aplikasi Pesan Aman Wickr yang Digunakan oleh Pentagon


Raksasa teknologi itu juga menulis surat kepada perdana menteri saat itu, Muhyiddin Yassin untuk mengembalikan pengecualian tersebut.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X