• Sabtu, 20 Agustus 2022

Uang Gratifikasi Dijadikan Barang Menyeret Sunjaya Jadi Tersangka TPPU

- Sabtu, 5 Oktober 2019 | 06:07 WIB
sunjaya
sunjaya

Kedua orang yang dicegah itu adalah Harry Jung selaku GM Hyundai Engineering Construction dan Rita Susana selaku Camat Beber, Cirebon.


"Pencegahan ke luar negeri dilakukan selama 6 bulan sejak 26 April 2019 sampai dengan 26 Oktober 2019," kata Laode.


Khusus Harry Jung, permintaan cegah diduga terkait dengan perizinan PLTU Riau 2 di Kab. Cirebon. Sebelumnya, pihak Hyundai di Korea Selatan mengakui adanya pemberian sejumlah uang pada Sunjaya untuk mengurus proyek itu.


Penerimaan gratifikasi Sunjaya diduga dialihkan dengan money laundering dengan menempatkannya di rekening nominee atas nama pihak lain namun digunakan untuk kepentingannya.


Tersangka Sunjaya melalui bawahannya memerintahkan pembelian tanah di Kecamatan Talun, Cirebon, sejak tahun 2016 hingga 2018 senilai Rp9 miliar.


"Transaksi dilakukan secara tunai dan kepemilikan diatasnamakan pihak lain," kata Laode.


Selain itu, Sunjaya masih memerintahkan bawahannya untuk membeli 7 kendaraan bermotor yang diatasnamakan pihak lain, yaitu Honda H-RV, B-RV, Honda Jazz, Honda Brio, Toyota Yaris, Mitsubishi Pajero Sport Dakar, dan Mitsubishi GS41.


"Perbuatan-perbuatan tersebut diduga dilakukan dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan," ujar Laode.


KPK telah memeriksa 146 orang saksi pelbagai unsur dalam penyidikan TPPU Sunjaya yang dilakukan sejak 13 September 2019. 


Atas dugaan tersebut Sunjaya disangkakan melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU Republik Indonesia No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

X