• Minggu, 5 Desember 2021

Serikat Buruh Sebut Omnibus Law Ciptaker Hanya Beri Janji Semu

- Senin, 5 Oktober 2020 | 11:58 WIB
IMG_20201005_101824
IMG_20201005_101824


Jakarta, KlikAnggaran.com —Husni Mubarok, Presiden Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja hanya memberikan janji semu pekerjaan. Karena RUU tersebut justru mengurangi jaminan akan pekerjaan.


"RUU Cipta Kerja memberikan janji semu akan tersedianya lebih banyak pekerjaan di masa depan. Pekerjaan macam apa yang diciptakan?" kata Husni dalam keterangan tertulis, Senin (5/10).


Husni menyatakan RUU Ciptaker juga membuka peluang pengusaha untuk mengeksploitasi lebih banyak pekerja kontrak dengan upah rendah dan pekerjaan outsourcing di semua sektor.


Selain itu, kata Husni, sekalipun tersedia pekerjaan, pekerjaan tersebut hanya memberikan upah rendah yang terjamin, tapi tanpa ada masa depan.


"Pekerjaan ini adalah pekerjaan yang tidak permanen yang didasarkan pada rasa takut untuk mendapatkan pekerjaan kontrak berikutnya," ujarnya.


Senada, Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) Indonesia, Subono menyatakan pekerjaan baru yang dijanjikan lewat Omnibus Law ini bukanlah pekerjaan nyata. Menurutnya, pekerjaan yang tersedia berupah murah dan bersifat sementara.


Subono menyatakan krisis ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19) memang membutuhkan percepatan pemulihan, namun tak datang dari investasi asing yang masuk ke Indonesia untuk mengeksploitasi tenaga kerja outsourcing, mengambil sumber daya alam, dan merusak lingkungan..


"Kita tidak dapat pulih secara ekonomi dengan dasar upah murah dan pekerjaan yang tidak terjamin. Hanya pembelanjaan domestik dengan dasar pekerjaan tetap dan upah layak yang dapat membantu Indonesia pulih dari pandemi," ujarnya.


Sementara itu Presiden Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), Dwi Haryoto mengatakan perubahan fundamental dari undang-undang yang mempengaruhi hidup orang banyak tak boleh dipaksakan di tengah kondisi pandemi dan krisis saat ini.

Halaman:

Editor: Nisa Muslimah

Tags

Terkini

Oleh-oleh Kunjungan Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X