• Senin, 5 Desember 2022

Proporsi Menggosok Gigi Anak Usia di Bawah 3 Tahun di Luwu Utara Tinggi, Capai 93,12%

- Selasa, 27 September 2022 | 21:22 WIB
Proporsi Menggosok Gigi Anak Usia di Bawah 3 Tahun di Luwu Utara Tinggi, Capai 93,12% (Dok. LHR)
Proporsi Menggosok Gigi Anak Usia di Bawah 3 Tahun di Luwu Utara Tinggi, Capai 93,12% (Dok. LHR)

KLIKANGGARAN -- Bupati Indah Putri Indriani mengungkap data tingginya proporsi perilaku menggosok gigi anak usia di bawah 3 tahun di Kabupaten Luwu Utara, yaitu 93,12%. Angka ini tentu sangat menggembirakan. Mengingat kebersihan gusi, gigi dan mulut bagi anak sudah harus ditanamkan sejak dini untuk menjaga kesehatan anak secara menyeluruh.

Kendati demikian, proporsi menggosok gigi anak usia di bawah 3 tahun belum linier dengan waktu kapan mulai anak menggosok gigi atau menyikat giginya.

“Proporsi perilaku menggosok gigi usia kurang dari 3 tahun di Luwu Utara, itu sudah 93,12%, tetapi hanya 17,72% yang menyikat gigi pada waktu yang benar. Jadi proporsinya sudah tinggi, tetapi waktu gosok giginya yang belum tepat,” beber Indah pada Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) Tingkat Kabupaten, Senin (26/9/2022), di SDN Center Masamba.

Baca Juga: Kronologi dan Alasan Kriss Hatta Dianggap 'Pedofil' oleh Sejumlah Warganet

Untuk itu, ia berharap semua pihak untuk mengambil peran dan ikut mengampanyekan kesehatan gigi dan mulut di semua wilayah Kabupaten Luwu Utara. “Kita harus memahami dengan benar dan mempraktekkan dengan baik bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak kita,” tutur Bupati Luwu Utara dua periode ini.

Bupati Indah Putri Indriani juga tak lupa mengapresiasi Yayasan Celosia Marennu Indonesia, Save the Children Indonesia, Mars Wrigley Fondation Indonesia, serta Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) wilayah Palopo, Luwu dan Luwu Utara, atas perhatian kepeduliannya mengampanyekan kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Luwu Utara.

“Melalui kampanye yang kita lakukan hari ini, selain untuk memperingati Hari Kesehatan Mulut Nasional, juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut,” jelas Bupati pencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang menjadi kepala daerah di Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Baca Juga: Rizky Febian Ogah Duet, Ziva Lalu Curhat, Mengapa Malah Mahalini yang Nyolot?

Indah juga berharap, kampanye kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Luwu Utara dapat diperluas cakupannya, tidak hanya 20 sekolah saja, tetapi semua sekolah dapat dilakukan intervensi kegiatan kampanye kesehatan gigi dan mulut.

“Kita berharap, berawal dari 20 sekolah yang kita intervensi, kita dapat melakukan perluasan cakupan kampanye kesehatan gigi dan mulut ke semua sekolah yang ada di Kabupaten Luwu Utara, termasuk juga kepada instansi-instansi lainnya,” harap Indah.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Celosia Marennu Indonesia, Tengku Rodhan, menyebutkan bahwa kegiatan kampanye kesehatan gigi dan mulut ini dipimpin para dokter kecil yang telah dilatih dalam program Healthier Smile dengan harapan konsep “Teman Sebaya” dapat memberikan pengaruh ke dalam pembiasaan menggosok gigi.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X