• Kamis, 29 September 2022

Pascabencana, Kota Masamba Dinilai Punya Potensi Besar Terapkan Smart City

- Selasa, 14 Juni 2022 | 07:47 WIB
Febrina Teresia dari Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemkominfo (dok. klikanggaran)
Febrina Teresia dari Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemkominfo (dok. klikanggaran)

KLIKANGGARAN--- Pascabencana banjir bandang yang terjadi pada medio 2020 lalu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara terus melakukan upaya percepatan, pembenahan dan perbaikan, utamanya beberapa fasilitas umum dan infrastruktur jalan, sungai dan jembatan.

Segala upaya itu mulai menampakkan hasilnya. Sebagian besar jalan, sungai dan jembatan yang terkena dampak bencana banjir bandang lalu, kini mulai kembali fungsional dengan kondisi fisik yang jauh lebih baik dan meyakinkan. Semua ini berkat kolaborasi yang terus dibangun.

Nah, seiring dengan itu, kabar baik terus menghampiri Kabupaten Luwu Utara. Terbaru, Luwu Utara terpilih untuk menyusun master plan Smart City atau Kota Cerdas dari pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatik (Kemkominfo) Republik Indonesia.

Baca Juga: Operasi Patuh 2022 di Luwu Utara, Ini 7 Pelanggaran Lalu Lintas yang Paling Diincar

Dipilihnya Luwu Utara tentu melalui sebuah proses yang panjang dan kompetitif, mulai dari proses assesmen atau penilaian, sampai kepada launching dan penandatanganan MoU untuk melihat kesiapan dan kesanggupan Pemda Luwu Utara dalam mewujudkan Smart City.

Saat ini, proses penyusunan master plan Smart City sudah memasuki tahapan bimbingan teknis. Tim Ahli Smart City dari Kemkominfo didatangkan langsung untuk melakukan pendampingan dan pembimbingan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan master plan ini.

Bahkan Febrina Teresia dari Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemkominfo optimistis Masamba bisa menjadi kota cerdas di Indonesia dengan melihat segala potensi yang dimiliki. Meskipun Luwu Utara saat ini mulai membangun semangat untuk kembali bangkit dari bencana.

Baca Juga: Kolaborasi BPBD dan Dinkes Luwu Utara Dalam Kegiatan Mitigasi Mutlak Dibutuhkan

“Bukan berarti karena pernah mengalami bencana yang cukup besar, kemudian ya sudah, tidak berpikir lagi, setelah bencana mau jadi apa Masamba ini,” kata Febrina, saat berbicara di hadapan Dewan Kota dan Tim Pelaksana Smart City di acara Bimtek Pertama Penyusunan Master Plan Smart City, Senin (13/6/2022) di Aula La Galigo Kantor Bupati.

Febrina Teresia mengajak seluruh peserta Bimtek untuk kembali berpikir bagaimana caranya kota Masamba pascabencana ini bisa dijadikan sebuah peluang untuk menjadi kota cerdas yang indah dengan penerapan Smart City-nya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X