• Selasa, 30 November 2021

Disinyalir Rugikan Negara 9 Miliar, Polda Aceh Tetapkan 6 Orang Sebagai Tersangka

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 20:15 WIB
Tikus adalah koruptor, hanya ilustrasi (Pixabay/sipa)
Tikus adalah koruptor, hanya ilustrasi (Pixabay/sipa)


Palembang, Klikanggaran.com-- Polda Aceh menetapkan sebanyak 6 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengaspalan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simeulue, Aceh tahun anggaran 2019.

Adapun keenam tersangka, yang ditetapkan oleh Polda Aceh yakni, BF selaku PPK, AS selaku kuasa Direktur, IH selaku PA, IS selaku PA, YS selaku pemilik pekerjaan, dan MI selaku PPTK.

“Kasus tersebut terjadi pada tahun 2019. Di mana Dinas PUPR Simeulue memiliki pekerjaan berupa pengaspalan jalan Simpang Batu Ragi-jalan arah Simpang Patriot dengan nilai Pagu Rp12.841.500.000,” kata Ditreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sanjaya, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 2 Oktober 2021 seperti dilansir dari mediaresmi.com.

Baca Juga: Gila Benar Ini mah, Investigasi Memperkirakan Terdapat 3.200 Imam Pedofilia di Gereja Katolik Prancis sejak 19

Dijelaskan Sony, kasus yang tengah ditangani Polda Aceh tersebut, bermula pekerjaan jalan tersebut tidak selesai hingga berakhirnya masa kontrak kerja pada tanggal 29 Desember 2019 dan sempat diberikan tambahan waktu kontrak selama 50 hari kerja sampai dengan 17 Februari 2020.

Saat progress pekerjaan baru mencapai 65 persen, penarikan dananya sudah mencapai 95 persen dengan sisa 5 persen retensi.

“Uang yang ditarik sudah melebihi progress pekerjaan dan hasil pekerjaan di lapangan pun tidak memenuhi spesifikasi yang disyaratkan. Namun, ke seluruhan dokumen pelaksanaan serta pertanggungjawaban dibuat seolah-olah sudah selesai 100 persen,” jelasnya.

Baca Juga: UI Halal Center dan LPPOM MUI Bersinergi Memajukan Industri Halal

Penyidik telah menyita barang bukti berupa dokumen, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pembayaran. Berdasarkan hasil audit kerugian keuangan negara yang dikeluarkan oleh auditor BPKP Perwakilan Aceh, kerugian negara mencapai Rp9 Miliar lebih.***

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X