• Selasa, 21 September 2021

Kasus Balita Makan Tanah Menuai Reaksi Keras Anggota DPR RI Dewi Aryani

- Selasa, 14 September 2021 | 17:07 WIB
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani (kanan) saat mengunjungi rumah orang tua Nando, balita yang gemar memakan tanah, Selasa (14/9/2021) (K.Wijayanto)
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani (kanan) saat mengunjungi rumah orang tua Nando, balita yang gemar memakan tanah, Selasa (14/9/2021) (K.Wijayanto)

Tegal, Klikanggaran.Comc -- Mencuatnya kasus Vero Fernando alias Nando, balita di Kota Tegal yang gemar memakan tanah pasir menuai reaksi keras anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani.

Menurut anggota Komisi IX dari daerah pemilihan Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes itu, kasus Nando dengan latar belakang keluarganya, terjadi akibat Pemerintah Kota Tegal kurang peka terhadap persoalan di masyarakat.

Dewi mengatakan, kondisi ekonomi orang tua yang kurang mampu membuat anak-anaknya kurang mendapatkan perhatian, baik dari sisi kecukupan gizi makanan maupun kesehatannya.

Hal itu diperparah dengan kondisi tempat tinggal yang kurang layak.

Dewi juga sempat menyinggung administrasi kependudukan orang tua Nando yang belum lengkap sehingga mengakibatkan tidak bisa tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Hal ini menurut Dewi, dibutuhkan peran dari Kepala Daerah, Lurah dan Camat untuk turun ke bawah.

"Kepekaan dari Pemkot dan semua pihak diperlukan dalam situasi ini agar bisa membantu warga yang mengalami persoalan seperti ini," kata Dewi, Selasa siang (14/9/2021).

Baca Juga: Nadiem Makarim dan Gibran Tinjau PTM Di SMAN 4 dan SMPN 1 Surakarta

Legislator yang akrab disapa Dear itu menambahkan, Pemkot Tegal mestinya lebih intensif melakukan pengawasan dan pendataan daerah-daerah kumuh. Kemudian dilakukan gotong royong kebersihan, sekaligus pendataan warga yang belum memiliki KTP atau KK.

"Kalau belum dapat (bansos) maka bisa diurus agar mereka bisa mendapatkan bantuan sosial. Karena jangan sampai mereka yang tinggal di wilayah tidak terdeteksi," terang Dewi.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X