• Rabu, 29 Juni 2022

Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni Turut Mengapresiasi Keputusan Presiden Menurunkan Harga Swab PCR

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 01:31 WIB
WhatsApp Image 2021-08-13 at 18.38.43
WhatsApp Image 2021-08-13 at 18.38.43


Jakarta, www.klikanggaran.com - Setahun lebih berlalu wabah Covid-19 mengepung Indonesia. Dalam rangka menangkal dan memerangi virus tersebut dibutuhkan upaya testing untuk mengetahui penyebaran kasus, Swab Test PCR adalah salah satu media yang digunakan untuk mengetahui sejauhmana penyebaran kasus yang sudah mandarah daging di negara tropis ini.


Namun akhir-akhir ini publik diramaikan oleh perbandingan harga Swab Test PCR anatara Indonesia dan India, di mana perbedaan ini sangat mencolok. Indonesia di ketahui memasang tarif untuk 1 kali Swab Test PCR 900 hingga 1 juta rupiah, sementara di India harga 1 kali Swab Test PCR kurang dari 100 ribu rupiah.


Atas kondisi tersebut Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui siaran pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, menegaskan bahwa pihaknya telah meminta agar harga tes PCR diturunkan ke kisaran Rp450-550 ribu. Jokowi sendiri mengklaim langkah ini demi meningkatkan laju testing dan tracing di Indonesia.


"Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR. Dan saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR ini berada di kisaran Rp450 ribu sampai Rp550 ribu," kata Jokowi, Minggu (15/8).


Gayung bersambung, keputusan tersebut disambut baik oleh Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni dan turut mengapresiasi.


“Kami menyambut baik keputusan ini dan turut mengapresiasi Presiden atas kebijaksanaannya memerhatikan aspirasi masyarakat.” Terang Sylviana Murni.


Lebih lanjut, Senator asal Dapil Provinsi DKI Jakarta ini juga menyebut bahwa ini menjadi langkah baik di bulan Kemerdekaan, dan sebagai kado terindah bagi masyarakat.


“Saya menyakini ini akan menjadi salah satu kado terindah bagi masyarakat pada bulan kemerdekaan ini di tengah himpitan kehidupan dalam memerangi virus Covid-19.” Tegasnya.


Masih dalam kesempatan yang sama, perihal penurunan harga tes PCR bukan satu-satunya mandat Jokowi yang disampaikan di siaran pers tersebut. Sang mantan Gubernur DKI Jakarta juga menyoroti soal hasil tes PCR yang harus dipercepat, yakni maksimal 1x24 jam.

Halaman:

Editor: Robiatul Adawiyah

Tags

Terkini

Tanggapan SAHI atas Tambahan Kuota Haji 2022

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:55 WIB

Peran Pengantar Kerja Dalam Program SIAPkerja

Minggu, 22 Mei 2022 | 13:04 WIB
X