• Selasa, 30 November 2021

Banyak Anak Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19, Ketua Komite III DPD RI : Beri Jaminan Sosial dan Beasiswa Pendidikan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 04:16 WIB
IMG-20210211-WA0032
IMG-20210211-WA0032


Jakarta, www.klikanggaran.com - Kasus Covid-19 yang makin mencekam di Indonesia telah membawa krisis atas hak anak karena sejumlah anak terpaksa kehilangan orang tua atau pengasuhnya yang meninggal akibat pandemi Covid-19.


Mengutip data Worldometer (23/7/2021), virus penyebab Covid-19 telah menginfeksi 193.326.236 orang secara global. Dari jumlah tersebut, virus ini menewaskan 4.150.242 orang di seluruh dunia.


Atas kondisi diatas, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni mendorong Pemerintah Pusat dengan menggandeng Pemerintah Daerah agar bertanggung jawab dan memastikan pemenuhan hak anak yang terdampak Covid-19, baik dari Pendidikan, sosial maupun pengasuhannya.


“Selain angka-angka kasus, kita juga harus melihat sisi kemanusiaan. Anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat Pandemi Covid-19 mengalami krisis mental dan haknya atas anak. Maka dengan itu Pemerintah Pusat harus hadir ditengah kegelisahan mereka dengan terjaminnya Pendidikan, sosial maupun pengasuh bagi anak-anak.” Tegas Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni.


Bukan tanpa alasan, Senator asal Dapil Provinsi DKI Jakarta ini menilai bahwa bila kasus yang menimpa anak-anak ini tidak menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah maka kedepan mereka akan lebih mudah untuk menjadi bahan eksploitasi bagi pihak-pihak yang mengambil keuntungan.


“Ini harus menjadi perhatian khusus untuk Pemerintah, jangan sampai terjadi eksploitasi anak-anak atas pihak-pihak yang mengambil keuntungan.” Terang Sylviana Murni.


Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Mpok Sylvi ini juga menyebutkan bahwa anak-anak yang terdampak Covid-19 ini merupakan harapan bangsa yang tidak boleh terlewatkan perhatiannya karena itu adalah pondasi yang harus di tanam. “Anak-anak ini adalah harapan bangsa, perhatian yang kita beri merupakan pondasi bagi mereka yang harus kita tanam sejak dini.”


Disebutkan, sebuah penelitian yang dimuat di jurnal The Lancelot mengungkapkan bahwa ada lebih dari 1,5 juta anak di seluruh dunia yang harus kehilangan salah satu orangtua atau pengasuhnya, maupun keduanya akibat Covid-19. Kondisi tersebut menimbulkan masalah global baru, yaitu anak yang menjadi yatim piatu akibat pandemi. 


Editor: Robiatul Adawiyah

Tags

Terkini

Oleh-oleh Kunjungan Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X