• Kamis, 29 September 2022

Rektor UIN Suska Riau: Enggak Mungkinlah Wajah Seperti Saya Korupsi

- Minggu, 8 Maret 2020 | 20:56 WIB
Rektor UIN Suska Riau
Rektor UIN Suska Riau

"Sudah diserahkan langsung ke KPK, kami minta segera diproses secara hukum", kata Abu Nazar, kepada wartawan, jum'at (28-2) siang. 


Forum Alumni setidak nya melaporkan 8 kasus skandal dugaan korupsi Ahmad Mujahidin Cs.


Abu Nazar menjelaskan landasan hukum Pasal 1 angka (22) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara, bahwa kerugian Negara/Daerah adalah kekurangan uang, surat berharga, dan barang, yang nyata dan pasti jumlahnya sebagai akibat perbuatan melawan hukum baik sengaja maupun lalai.


"Kami berpendapat sangat perlu dilakukan forensic audit terhadap proyek di UIN Suska, salah satu diantaranya pekerjaan Gedung Dosen Terpadu UIN Suska Riau tahun 2018-2019 yang dibiayai SBSN, " katanya. 


Abu Nazar menceritakan kronologis persoalan gedung Dosen, bahwa terdapat kelalaian dan indikasi penyimpangan.


Pertama pembangunan Gedung Dosen Terpadu UIN Suska Riau tahun 2018 yang dibiayai dari Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) mangkrak. Hanya diselesaikan sekitar 64 % dari nilai pekerjaan, yang setelah Adendum I menjadi sebesar Rp41.720.454.000 (99,99% dari dana yang tersedia). Kontrak awal pembangunan gedung sebesar Rp. 39.878.831.000.


"Pembangunan Gedung Dosen ini dilaksanakan dengan 3 (tiga) kali addendum," kata Abu. 


Selanjutnya kontraktor pelaksana telah menerima pembayaran sekitar 64 % dari nilai pekerjaan dan telah dikenakan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan dengan cara dipotong langsung dari pembayaran terakhir yang mereka terima. 


Namun konsultan manajemen konstruksi menerima 100% pembayaran dari nilai kontraknya yang merupakan gabungan kontrak lump sump dan harga satuan.


Dengan demikian telah terjadi kelebihan pembayaran terhadap Manajemen Konstruksi. Berdasarkan temuan, Itjen Kementrerian Agama RI, Manajemen Konstuksi telah mengembalikan kelebihan pembayaran sebesar Rp.150.000.000 pada akhir Januari 2020 dan berjanji  mengangsurnya lagi sebesar Rp.50.033.323,20 pada bulan Desember tahun 2020. 

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X