• Kamis, 29 September 2022

Rektor UIN Suska Riau: Enggak Mungkinlah Wajah Seperti Saya Korupsi

- Minggu, 8 Maret 2020 | 20:56 WIB
Rektor UIN Suska Riau
Rektor UIN Suska Riau

Rektor UIN Suska Riau, dalam pidatonya pada Upacara Peringatan Kemerdekaan RI, tanggal 17 Agustus 2019 berkilah, menyatakan bahwa tidak terjadi kerugian keuangan negara pada proyek ini karena walaupun mangkrak, menurutnya sisa uangnya masih ada, tanpa melihat kelalaian pelaksanaan proyek, beban yang harus dibayar negara terhadap SBSN.


"Artinya ada beban penyusutan gedung yang mangkrak tersebut maupun tersia- sianya keuangan negara puluhan milyar rupiah, yang seyogyanya dapat digunakan untuk membiayai  kebutuhan pembangunan yang lain," tambah Abu. 


Masih menurut Abu, bahwa pemenang pelaksana pekerjaan : PT.Citra Prasasti Konsolindo adalah perusahaan bereputasi buruk oleh karena itu seharusnya diawasi secara ekstra ketat pekerjaannya.


Pada tahun 2017, Perusahaan ini bermasalah dalam pekerjaan proyek pembangunan kawasan nelayan,Tepi Air Kampung Untia, Kota Makasar sebesar Rp. 47.124.770.000 (proyek Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR). Perusahaan juga terlibat masalah dalam pembangunan Pasar Atas Cimahi pada tahun 2017.


Perusahaan juga pernah diblacklist (masuk daftar hitam) sejak tanggal 1 januari 2014 hingga 1 Januari 2016. karenanya dipersoalkan sebagai pemenang pada pembangunan Pasar Ngangkruksari, Bantul pada tahun 2016.


Perusahaan juga pernah mendapat pembatalan pengerjaaan proyek pembangunan pengamanan Desa Muntai, Kabupaten Bengkalis tahun 2014. 


KPK harus segera menggarap Rektor UIN Suska, perlu diperiksa, siapa sesungguhnya yang mengerjakan konstruksi proyek ini, 


"Kuat dugaan diduga perusahaan tersebut hanya dipinjam saja",tegas Abu. 


Dugaan korupsi di UIN Suska Riau, juga menggurita ke segala lini kegiatan, "Makanya ada banyak modua yang kami laporkan ke KPK, terakhir masalah yang Rp 42 miliar heboh temuan BPK", tutup Abu Nazar.


 

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X