• Senin, 5 Desember 2022

Rusia Mengusulkan Konvensi Senjata Biologis agar Lebih Mengikat secara Hukum

- Selasa, 20 September 2022 | 08:19 WIB
Ilustrasi (Pixabay/felixioncool )
Ilustrasi (Pixabay/felixioncool )

KLIKANGGARAN -- Rusia mendesak amandemen Konvensi Senjata Biologis (BWC), dan memperkuatnya sehingga lebih mengikat secara hukum bagi para pihak.

Proposal amandemen Konvensi Senjata Biologis (BWC) tersebut diumumkan pada hari Senin oleh Igor Kirillov, yang mengepalai Pasukan Pertahanan Kimia dan Biologi Nuklir Rusia.

Usulan amandemen Konvensi Senjata Biologis (BWC) itu dirancang setelah pertemuan negara-negara anggota BCW di Jenewa yang diadakan awal bulan ini, kata Kirillov dalam jumpa pers, lansir RT.com

Pertemuan itu diadakan oleh Rusia, yang menuduh AS dan Ukraina melanggar perjanjian.

Baca Juga: Ravine, Pengunggah Fakta-fakta Kesamaan antara Afi Nihaya dengan Natalie Akui Terima Ancaman

Moskow telah mengajukan tuduhan terhadap kedua negara melakukan penelitian biologi rahasia di tanah Ukraina, mengklaim telah memperoleh bukti yang memberatkan selama operasi militer yang sedang berlangsung.

Militer Rusia telah berulang kali merilis materi tersebut ke publik secara bertahap sejak Maret.

“Para peserta pertemuan diberikan salinan dokumen nyata yang sebelumnya dipublikasikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, serta dengan bukti material yang mengkonfirmasi pelaksanaan program biologi militer di wilayah Ukraina,” kata Kirillov.

“Tidak ada delegasi yang meragukan keaslian dokumen yang diserahkan, termasuk dalam hal akumulasi bahan patogen di laboratorium Ukraina,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter dan Para Aktivis di Timur Tengah

Sabtu, 19 November 2022 | 09:01 WIB

Elon Musk Curhat Twitter Ditinggal Pengiklan

Minggu, 6 November 2022 | 08:52 WIB
X