Semakin Dekat! Aset 401 Ha Lahan Sawit Yang Dikuasai Muara Enim Akan Segera Menjadi Milik PALI

- Kamis, 3 Maret 2022 | 06:56 WIB
Sawit dari hasil panen aset 401 heaktar yang berlokasi di Simpang Raja, PALI  (Klikanggaran/Budi_S)
Sawit dari hasil panen aset 401 heaktar yang berlokasi di Simpang Raja, PALI (Klikanggaran/Budi_S)

KLIKANGGARAN-- Kepemilikan aset lahan sawit 401 hektar yang kini masih dikuasai oleh Kabupaten Muara Enim nampaknya semakin dekat akan beralih ke Kabupaten PALI.

Sebelumnya, Kabupaten Muara Enim terkesan masih enggan menyerahkan aset yang berlokasi di Simpang Raja, Kabupaten PALI tersebut. Pemkab Muara Enim berdalih aset tersebut telah dipisahkan dari aset Pemda.

"Tanah tersebut sudah dikerjasamakan Perusda PDSPME dengan PT Pemdas Agro Citra Buana menjadi kebun sawit sebagai imbreng saham berupa tanah seluas 401 Ha," kata Pj Sekda Muara Enim, Emran Thabrani menjawab pertanyaan Klikanggaran.com terkait aset PALI yang belum diserahkan tersebut beberapa waktu yang lalu.

Menurut PJ Sekda Muara Enim, hal itu sudah dilaksankan sebelum terbentuknya DOB PALI berdasarkan UU No. 7 tahun 2013.

Baca Juga: Bupati dan DPRD Musi Rawas Teken MoU Propemperda Tahun 2022

Di tengah alotnya penyerahan aset tersebut yang selalu menemui jalan buntu, KPK melalui Survevisi dan pencegahan wilayah dua Sumatera Selatan menjemput bola menengahi permasalahan aset tersebut. Hal itu dibuktikan dengan melakukan peninjauan di lokasi lahan belum lama ini.

"Kami dari Survevisi dan pencegahan wilayah dua Sumatera Selatan terus berkeliling di kabupaten/kota dalam hal koordinasi dan pencegahan. Nah terkait di PALI muncul adanya permasalahan aset ini. Padahal menurut undang-undang aset tersebut harusnya sudah diserahkan. Untuk itulah kita akan pelajari apa penyebabnya. Besok kita juga ke Kabupaten Muara Enim untuk berkoordinasi dan mencari tahu mengenai persoalan ini," ujar Alfi Rahman Waluyo Pc Koordinasi Survevisi dan pencegahan KPK wilayah dua Sumatera Selatan didampingi Andy Purwana selaku Kesatgas saat melakukan peninjauan lahan.

Baca Juga: Beckham Putra Nugraha Dipastikan Absen pada Laga Persib Kontra PSIS Semarang, Kenapa?

Dari informasi yang didapat klikanggaran.com, diketahui Pemrov Sumsel pada, Rabu, 2 Maret melakukan mediasi antara Pemkab PALI dan Kabupaten Muara Enim terkait persoalan aset tersebut. Rapat yang difasilitasi oleh Pemrov Sumsel tersebut dihadiri oleh PJ Sekda PALI, Kartika Yanti yang berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Pemrov Sumsel. Namun, sayang hingga berita ini diterbitkan klikanggaran belum berhasil mendapatkan informasi dari hasil rapat mediasi tersebut.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Terkini

X