• Senin, 17 Januari 2022

Duh, Seluruh Lebanon Menjadi Gelap, Pemadaman Listrik Massal Berlangsung Beberapa Hari

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 21:12 WIB
Ilustrasi: pemadaman listrik (Pixabay/Alexas_Fotos)
Ilustrasi: pemadaman listrik (Pixabay/Alexas_Fotos)

Klikanggaran.com-- Pada hari Sabtu seluruh Lebanon jatuh ke dalam kegelapan sebab jaringan listrik ditutup sepenuhnya setelah dua pembangkit listrik utama negara Mediterania kecil itu dilaporkan kehabisan bahan bakar.

Seorang pejabat Lebanon telah mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa pemadaman listrik diperkirakan akan berlangsung beberapa hari, dikutip zerohedge.

"Jaringan listrik Lebanon benar-benar berhenti bekerja pada siang hari ini, dan sepertinya tidak akan berfungsi sampai Senin depan, atau selama beberapa hari," kata pejabat itu.

Baca Juga: Sukses Squid Game, Penghasilan Pemainnya Makin Bertambah. Mereka akan Bermain dalam Serial Baru Chimere

Selama beberapa bulan terakhir kota-kota besar Lebanon telah mengalami pemadaman berkala, tetapi ini tampaknya menjadi yang terburuk dan paling jauh jangkauannya dan tahan lama - meningkatkan kesengsaraan penduduk Lebanon yang masih berada di tengah-tengah krisis ekonomi, kekurangan bahan bakar yang terus-menerus, dan yang telah melihat mata uang lokal turun 90% sejak 2019.

Sebagian besar tahun lalu di Lebanon telah menyaksikan adegan antrean yang kadang-kadang bermil-mil di pompa bensin, dengan perkelahian dan perselisihan mengenai pasokan menjadi hampir rutin.

Warga dan pemilik bisnis telah berusaha bertahan melalui generator dan menimbun pasokan bahan bakar pribadi sejauh mungkin bagi mereka yang mampu membelinya.

Baca Juga: Vaksin Zivifax Produk China Dinyatakan Halal dan Suci oleh MUI, Kian Banyak Jenis Vaksin Nih

Beberapa orang Lebanon yang diwawancarai oleh Middle East Eye mengatakan kepada publikasi itu bahwa bergerak di sekitar kota yang sepenuhnya gelap di malam hari seperti "menghidupkan kembali perang saudara" - mengacu pada perang yang panjang dan runtuhnya infrastruktur yang mencengkeram negara itu dari tahun 1975 hingga 1990.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Middle East Eye, zerohedge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelombang Tsunami dari Tonga Tiba di California

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:52 WIB

Omicron: Belanda Lockdown Mulai Minggu Pagi Ini

Minggu, 19 Desember 2021 | 07:28 WIB
X