• Minggu, 5 Desember 2021

AS menyelesaikan penarikan pasukan dari Afghanistan. Akhiri misi 20 tahun kendalikan Afganistan

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 06:45 WIB
Evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, 23 Agustus. (U.S. Marine Corps/Sgt. Isaiah Campbell)
Evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, 23 Agustus. (U.S. Marine Corps/Sgt. Isaiah Campbell)


KLIKANGGARAN-Pentagon secara resmi mengumumkan perang 20 tahun Amerika Serikat di Afganistan sejak 31 Agustus 2021. Penarikan pasukan Amerika dari Afganistan diakhiri dengan penerbangan terakhir dari bandara Kabul.


"Saya di sini untuk mengumumkan selesainya penarikan kami dari Afghanistan. “Penarikan diri malam ini menandakan akhir dari komponen militer evakuasi tetapi juga akhir dari misi hampir 20 tahun yang dimulai di Afghanistan tak lama setelah 11 September 2001.”" kata Jenderal Kenneth McKenzie, komandan Komando Pusat AS kepada wartawan saat jumpa pers di Pentagon, Senin.

Selama proses mengakhiri kehadiran pasukan Amerika di Afganistan, Amerika telah mengevakuasi 79.000 orang dari Kabul, termasuk 6.000 warga Amerika, sejak 14 Agustus atau sehari sebelum Kabul jatuh ke Taliban.

Baca Juga: ISIS Mengklaim Bertanggung Jawab atas Serangan Roket di Bandara Kabul, Gedung Putih: Evakuasi Terus Berlanjut

Taliban mengambil alih Afghanistan awal bulan ini setelah serangan hebat, mencapai Kabul pada 15 Agustus ketika Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dari negara itu dan pasukan pemerintah runtuh.


Sebelumnya pada hari Senin, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Presiden Amerika Joe Biden tidak menyesali keputusan penarikan itu.


“Presiden tetap pada keputusannya untuk membawa pulang laki-laki dan perempuan kami dari Afghanistan karena jika dia tidak, kami akan mengirim puluhan ribu, atau setidaknya ribuan tentara, kembali ke jalan yang berbahaya, mempertaruhkan lebih banyak nyawa dan lebih banyak orang untuk melarikan diri. Berperang, orang Afghanistan tidak mau berperang sendiri,” kata Psaki.

Amerika memimpin koalisi mitra internasional menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 setelah serangan 9/11 di Washington, DC dan New York. Taliban, yang menguasai Kabul dituduh telah menyembunyikan pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden.

 

Editor: Muslikhin

Sumber: Al Jazeera dan Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X