• Jumat, 2 Desember 2022

KTT G20: Raja Salman Soroti Penanganan Covid-19 dan Jokowi Hadir secara Virtual

- Minggu, 22 November 2020 | 08:44 WIB
g20-british-asia-news
g20-british-asia-news

Selain itu, akan dibahas perkembangan kesepakatan pada KTT sebelumnya, termasuk dukungan penangguhan utang untuk negara berpendapatan rendah serta penguatan sistem perdagangan multilateral.


Pada acara Sabtu malam ini, Kepala Negara didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Sherpa G-20 Indonesia Rizal Affandi Lukman yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.


Tahun ini Arab Saudi menjabat sebagai ketua G20, yang mengusung tema "Mewujudkan Kesempatan Abad 21 untuk Semua", tetapi situasi pandemi membuat Arab Saudi harus menyesuaikan fokus menjadi "Memberdayakan Masyarakat, Menjaga Planet, dan Membentuk Batas-Batas Baru".


Dalam pidato yang sama, Raja Salman juga memperingatkan para pemimpin negara anggota G20—yang hadir secara virtual, termasuk Presiden Joko Widodo—agar bekerja keras menciptakan kondisi di mana vaksin dan pengobatan Covid-19 dapat tersedia dengan akses yang merata.


"Pada waktu yang sama, kita harus bersiap secara lebih baik untuk pandemi lain yang bisa terjadi di masa mendatang," kata Raja Salman.


Per 21 November 2020 pukul 15.28 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di seluruh dunia mencapai hampir 57 juta, dengan 1,3 juta lebih kasus kematian akibat penyakit infeksi tersebut, menurut data realtime Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


FPI Salah Gunakan Izin Keramaian di Megamendung: Ridwan Kamil


Penanganan pandemi Covid-19 masih menjadi bahasan sejumlah kelompok negara regional maupun internasional, tidak terkecuali kelompok negara dengan ekonomi terbesar dunia ini.


Pada Maret 2020, ketika kasus infeksi Covid-19 mulai menyebar ke seluruh dunia, G20 menggelar KTT Luar Biasa yang memunculkan komitmen negara anggota untuk memobilisasi sumber daya antara lain dengan menjanjikan bantuan global senilai US$21 miliar (Rp298,5 triliun).


Di luar soal pandemi, Raja Salman juga mengangkat isu pentingnya negara-negara G20 untuk terus menjalankan fondasi dasar mewujudkan pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

Twitter dan Para Aktivis di Timur Tengah

Sabtu, 19 November 2022 | 09:01 WIB

Elon Musk Curhat Twitter Ditinggal Pengiklan

Minggu, 6 November 2022 | 08:52 WIB
X