• Jumat, 30 September 2022

KTT G20: Raja Salman Soroti Penanganan Covid-19 dan Jokowi Hadir secara Virtual

- Minggu, 22 November 2020 | 08:44 WIB
g20-british-asia-news
g20-british-asia-news


JAKARTA –Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok 20 Ekonomi Utama (KTT G20) dimulai pada Sabtu (21/11/2020) malam WIB dengan dibuka oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.


Ketika membuka kegiatan yang resminya berlangsung di Riyadh, tetapi dilakukan secara virtual akibat pandemi Covid-19, Raja Salman menyoroti penanganan wabah akibat virus corona baru tersebut untuk menyelamatkan nyawa dan perekonomian masyarakat.


"Dalam waktu dekat, kita harus menyasar persoalan kerentanan akibat Covid-19 dengan bekerja untuk melindungi nyawa dan penghidupan masyarakat," ujarnya dalam pidato pembukaan KTT G20 2020 yang disiarkan secara langsung dari Riyadh, Arab Saudi, melalui laman resmi Group of Twenty (G20).


Kompolnas Minta Klarifikasi Polri Terkait Pencopotan Baliho Rizieq Shihab oleh TNI


G20 diisi oleh 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia, yakni Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, Britania Raya, China, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Prancis, Rusia, Turki, dan Uni Eropa.


Presiden Joko Widodo mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke-15 secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (21/11/2020). KTT itu digeolar di Riyadh, Arab Saudi, pada 21–22 November 2020.


Berdasarkan siaran pers Biro Pers Sekretariat Presiden, KTT Group of Twenty (G20) ini akan mempertemukan para pemimpin dunia anggota G20 selama 2 hari untuk membahas tentang berbagai upaya mendorong pemulihan global dari pandemi Covid-19.


Sabtu malam ini Presiden mengikuti agenda seremoni pembukaan KTT G20 dan menghadiri sesi "Mengatasi Pandemi serta Memulihkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan".


Pada sesi tersebut, kepala negara/pemerintahan G20 akan mendiskusikan upaya penanggulangan pandemi virus corona jenis Covid-19 di bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi global, termasuk pemulihan pasar tenaga kerja, perlindungan sosial, dan sistem keuangan global.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

Presiden Iran: Tak Ada Perbedaan era Trump dan Biden

Minggu, 18 September 2022 | 10:36 WIB
X