• Senin, 23 Mei 2022

Polah Pengusaha Tambang Ekspor Zirkon Ke Cina Usik Pejuang Pendiri Provinsi Babel

- Senin, 5 April 2021 | 21:36 WIB
IMG-20210405-WA0016
IMG-20210405-WA0016


Jakarta.www.klikanggaran.com, -- Perasaan geram campur bangga berkecamuk dalam dada Usmandie Andeska. Satu pendiri Kepulauan Bangka Belitung itu tak mampu berkata-kata sesaat tahu kinerja Dirjen Mineral & Batubara Kementerian Energi & Sumber Daya Mineral, Ridwan Djamaluddin, yang menggagalkan delapan kontainer atau 200 ton Zirkon asal Babel siap ekspor ke Cina.


"Sebagai Putra Daerah, dan Anak Bangsa, kami terusik polah pengusaha-pengusaha nakal. Sungguh kami tidak rela kekayaan alam Babel hanya menguntungkan segelintir orang yang tak jelas asal usulnya," ujar Anak Desa Bangka (Andeska), yang juga pemerhati lingkungan & kehutanan itu kepada Media, Senin (5/4/2021).


"Kami hanya rela timah untuk orang lain, tapi tinggalkan Zirkon bagi Kami untuk pengantar masyarakat Babel menuju era industri 7.0 kelak," ucapnya.


Kesigapan Dirjen Ridwan, bagi Usmandie, bukan semata sentimen kedaerahan asalnya dari Sungai Selan di Bangka Tengah melainkan sebuah misi nasionalisme. Padahal, diakuinya, ulah serupa pengusaha tambang bertahun-tahun seperti tak tersentuh hukum termasuk aparat pemerintahan.


Sebelumnya, Minggu (4/4/2021), Dirjen Ridwan Djamaluddin menggagalkan pengiriman 8 kontainer setara 200 ton Zirkon diduga milik PT Cal Mar siap diberangkatkan ke Cina di Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. Prov Bangka Belitung, diduga ada pelanggaran. Penyetopan ekspor & bongkar paksa kontainer untuk dicek laboratorium kesesuaian surat surveyor (LS) Sucopindo itu dilakukan Dirjen Ridwan bersama Komisi VII DPR RI, Bea Cukai & Polri.


Tabung Nuklir


Batu mineral Zirkon sebagai bahan baku keramik dan elektronik, bahkan digunakan juga buat selongsong pembangkit listrik tenaga nuklir dimana selongsong itu semacam tabung untuk diisi bahan bakar uranium.


"Kekayaan alam ini cuma ada di Indonesia, Sri Lanka, Australia, Norwegia, Pegunungan Ural (Rusia), Kanada, Brasil, dan India," urai Usmandie Andeska, seraya menyesali ada di antara Putra Daerah bahkan Anak Bangsa Indonesia yang menjual murah demi kepentingan segelintir orang.


Kebanggaan itu, katanya, dikarenakan Kepulauan Bangka Belitung memiliki bekal masa depan kemajuan teknologi dari sumber daya alam di antara enam kabupaten satu kotamadya pesisir Kepulauan Sumatera (d.h Pulau Andalas).dengan 1.455.678 penduduk tercatat 2020.

Halaman:

Editor: dedy dj

Terkini

X