Tujuh Sifat Utama Generasi Z yang Perlu Diketahui. Salah satunya FOMO. Seperti apakah FOMO itu?

- Senin, 6 September 2021 | 06:47 WIB
Ilustrasi gen z.(DNA India)
Ilustrasi gen z.(DNA India)

3. Realistis: Tumbuh setelah peristiwa 11 September, dengan terorisme menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari serta hidup melewati masa ktrisis berat sejak dini, telah membentuk pola pikir pragmatis dalam merencanakan dan mempersiapkan masa depan.

Perguruan tinggi dan universitaslah yang pertama kali mengalami kesulitan menghadapi sikap realistis seperti ini dan selanjutnya giliran lingkungan kerja. Dengan Millemial yang idealis duduk sebagai manajer garis depan, potensi kesenjangan dengan Gen Z menganga lebar. Seperti cara pandang Gen Z, untuk bertahan atau bahkan maju, sebaiknya bersifatlah realistis terhadap apa saja yang perlu dilakukan.

4. FOMO (fear out missing out): Gen Z sangat takut melewatkan sesuatu. Kabar baiknya, mereka selalu berada di barisan terdepan dalam tren dan kompetisi.Sementara kabar buruknya, Gen Z selalu khawatir mereka bergerak kurang cepat dan tidak menuju arah yang benar.

Lingkungan kerja akan tertantang oleh Gen Z yang selalu ingin melompat untuk memastikan mereka tidak ketinggalan. Sejumlah 75% Gen Z tertarik dengan situasi yang memungkinkan mereka memiliki peran ganda di satu kantor.

Baca Juga: Apa Sih, Beras Singkong Itu? Yuk, Mengingat Kembali Produk Sehat Dalam Negeri Satu Ini

5. Weconomist: Dari Uber hingga Airbnb, Gen Z hanya mengenal dunia dengan ekonomi berbagi. Gen Z menekan kantor untuk memilah bagian-bagian internal dan eksternal guna mendayagunakan perusahaan dengan cara-cara baru yang praktis dan hemat biaya. Lebih dari sekadar pegawai, Gen Z mendayagunakan kekuatan "kami'dalam peran mereka sebagai filantropis.

Gen Z mengharapkan kemitraan dengan atasan untuk memperbaiki hal-hal tidak beres yang mereka lihat di dunia. Sejumlah 93% Gen Z mengatakan bahwa kontribusi suatu perusahaan terhadap masyarakat memengaruhi keputusan mereka untuk bekerja di perusahaan tersebut.

6. DIY (do it yourselef): Gen Z, merupakan generasi do-it-your self atau lakukan sendiri.
Bertumbuh dengan YouTube, yang dapat mengajari mereka melakukan apa saja, Gen Z yakin mereka bisa melakukan apa saja sendiri. Terlebih lagi, mereka didorong oleh orangtua mereka yang berasal dari Generasi X untuk tidak mengikuti jalur-jalur tradisional.

Gen Z sangat mandiri dan akan berbenturan dengan banyak budaya kolektif yang sebelumnya diperjuangkan para Millennial. Sejumlah 71%. Gen Z berkata mereka percaya dengan pernyataan, "Jika ingin melakukannya dengan benar, lakukanlah sendiri!"

7. Terpacu:  Gen Z siap. dan giat menyingsingkan lengan baju. Mereka lebih kompetitif serta tertutup daripada generasi terdahulu. Perusahaan mengalami tekanan untuk meyakinkan Gen Z bahwa mereka adalah tim juara. Sejumlah 72% Gen Z mengatakan mereka kompetitif terhadap orang yang melakukan pekerjaan sama.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: KKB dan KKSB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Malam Jumat dan Ritual Mistis si Orang Pintar

Kamis, 22 Desember 2022 | 21:01 WIB

Kisah Mistis Besari, Perempuan Berperut Balon

Jumat, 9 Desember 2022 | 00:05 WIB
X