• Rabu, 26 Januari 2022

Saham BioNTech melonjak setelah Pengumuman Kandidat Vaksinnya Melampaui Ekspektasi dalam uji Coba Fase III

- Jumat, 13 November 2020 | 08:43 WIB
Virus Outbreak Germany
Virus Outbreak Germany


(KLIKANGGARAN)— Perusahaan Jerman BioNTech dan raksasa farmasi AS Pfizer mengumumkan melalui siaran pers pada hari Senin bahwa kandidat vaksin yang mereka kembangkan bersama telah melampaui ekspektasi dalam uji coba fase 3 yang penting, membuktikan 90% efektif dalam menghentikan orang agar tidak jatuh sakit.


Ilmuwan di balik vaksin BioNTech / Pfizer mengatakan vaksin itu dapat mengakhiri pandemi


Saham BioNTech melonjak setelah pengumuman hari Senin, dengan nilai total sahamnya sekarang $ 21,9 miliar (£ 16,6 miliar). Tapi Şahin mengatakan jumlah seperti itu hanyalah "angka di atas kertas" untuk saat ini.


"Akan tiba saatnya kita bisa memikirkan apa yang harus dilakukan dengan uang kita," katanya. “Biasanya orang yang sudah menciptakan sesuatu yang baru tertarik untuk membuat sesuatu yang baru lagi. Kami harus mencari tahu sendiri apa itu, apakah itu yayasan atau proyek tertentu. "


Ditanya apakah dia memiliki minat atau hobi pribadi yang akan dia nikmati begitu vaksin mencapai pasar, Şahin berkata: “Kami adalah ilmuwan sejati. Kami mencintai pekerjaan kami, dan kami senang membicarakannya. Pekerjaan tidak pernah membuat kami stres, sesuatu yang kami coba hentikan. " Dia mengatakan "tidak mungkin" dia akan mengganti sepeda yang dia gunakan untuk perjalanan sehari-hari selama 15 tahun terakhir.


Dugaan Korupsi Lahan Rp5,8 M, Mantan Bupati Muara Enim Jadi Tersangka


Setelah panggilan telepon yang luar biasa pada Minggu malam, Şahin dan Türeci, kepala petugas medis BioNTech, "merayakan sedikit".


“Saya dan istri saya duduk, berbicara satu sama lain dan membuat teh. Lega adalah perasaan yang sangat baik. "


Pasangan yang bertemu di universitas dan telah menikah sejak 2002 ini adalah anak dari migran Turki yang pindah ke Jerman pada akhir 1960-an. Tetapi ilmuwan itu menolak saran bahwa dia atau rekannya bisa menjadi panutan bagi generasi Jerman dengan latar belakang migran.

Halaman:

Editor: Nisa Muslimah

Tags

Terkini

Ponsel BlackBerry Kehilangan Semua Fungsionalitas

Minggu, 2 Januari 2022 | 08:38 WIB

Erick Thohir Ikut Nimbrung Soal Toilet di SPBU Pertamina

Selasa, 23 November 2021 | 14:33 WIB

Lima Pesawat N-219 PT DI Dibeli Sejumlah Kader NU

Jumat, 12 November 2021 | 13:53 WIB
X