• Minggu, 26 Juni 2022

Lagu Taylor Swift 'We Are Never Ever Getting Back Together' Dipakai Blinken Kirim Pesan kepada Putin

- Minggu, 22 Mei 2022 | 18:53 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken (ABC News)
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken (ABC News)

KLIKANGGARAN -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, telah menggunakan lagu Taylor Swift untuk mengirim pesan kepada Presiden Putin bahwa hubungan Rusia-AS, yang hancur oleh situasi di Ukraina, tidak akan membaik, lansir RT.com.

Memberikan pidato pembukaan di Universitas Georgetown pada hari Sabtu, Blinken memulai dengan membandingkan dirinya dengan pemenang Grammy 11 kali Swift, yang sebelumnya muncul dalam peran yang sama di Universitas New York.

“Saya ingin memulai dengan menendang gajah keluar dari ruangan. Ya, NYU memilih Taylor Swift sebagai pembicara pembuka mereka,” kata Blinken yang juga penggila gitar ini.

Baca Juga: Pasangan Apriyani/Fadia Raih Medali Emas Sea Games 2021, Bulutangkis hanya Sumbangkan 2 Medali Emas

"Sekarang, staf saya tidak mengizinkan saya membawa gitar saya ke sini untuk mendedikasikan penampilan 'We Are Never Ever Getting Back Together' untuk Presiden Putin," tambahnya disertai tawa dan tepuk tangan.

Diplomat itu mengatakan stafnya telah memperingatkannya bahwa membawakan lagu secara penuh akan menjadi "tidak diplomatis" dan "ngeri."

Lagu "We Are Never Ever Getting Back Together" adalah hit 2012 dari album keempat Swift, yang memiliki lebih dari 694 juta tampilan di YouTube.

Baca Juga: Hasil Final Thailand Open 2022, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Cidera, Indonesia tanpa Gelar Juara

Sindiran Blinken datang pada hari yang sama ketika Presiden AS Joe Biden menandatangani paket bantuan militer dan ekonomi senilai $40 miliar untuk Ukraina, dan setelah muncul laporan bahwa AS berencana untuk mempertahankan kontingennya di Eropa pada 100.000 di masa mendatang, mengutip ancaman dari Rusia.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X