• Selasa, 9 Agustus 2022

Inilah Alasan Kenapa KH. Miftachul Akhyar Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketum MUI

- Rabu, 9 Maret 2022 | 21:06 WIB
Ketua Majelis Ulama Prof. K.H. Miftachul Akhyar kembali mengingatkan bahwa terorisme itu hukumnya haram. (YouTube Kemenko Polhukam RI)
Ketua Majelis Ulama Prof. K.H. Miftachul Akhyar kembali mengingatkan bahwa terorisme itu hukumnya haram. (YouTube Kemenko Polhukam RI)

KLIKANGGARAN -- KH. Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

KH. Miftachul Akhyar menyampaikan hal tersebut ketika memberikan pengarahan dalam Rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU di Kampus Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat Rabu, 9 Maret 2022.

KH. Miftachul Akhyar mengungkapkan bahwa ketika penetapan dirinya sebagai Rais Aam PBNU, terdapat usulan untuk tidak merangkap jabatan.

Hal itulah yang kemudian membuat KH. Miftachul Akhyar mengundurkan diri dari jabatan sebagai Ketum MUI.

Baca Juga: Viral! Pernikahan Beda Agama, Pagi Secara Katolik, Siang Secara Islam, Tampak Pengantin Wanita berhijab

"Di saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34 NU menyetujui penetapan saya sebagai Rais Aam, ada usulan agar saya tidak merangkap jabatan. Saya langsung menjawab sami'na wa atha'na (kami dengarkan dan kami patuhi). Jawaban itu bukan karena ada usulan tersebut, apalagi tekanan," ujar Miftachul dikutip dari laman resmi NU.

Miftachul Akhyar juga menceritakan proses pemilihan dirinya menjadi Ketua Umum MUI pada akhir November 2020.

"Semula saya keberatan, tapi kemudian saya takut menjadi orang pertama yang berbuat 'bid'ah' di dalam NU. Karena selama ini Rais Aam PBNU selalu menjabat Ketua Umum MUI," terangnya.

Baca Juga: Arema FC Ambisi Rebut Kembali Kemenangan, Persib Bandung Siapkan akan Tampil Maksimal Bayar Kekalahan

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Sumber: NU

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X