• Minggu, 28 November 2021

Ketika AS Ingkar Janji, Pendiri Tim Sepak Bola Wanita Afganistan:  'Nyawa mereka dalam bahaya'‌

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:51 WIB
popal
popal


KLIKANGGARAN-- Dua tokoh olahragawati Afghanistan telah menyuarakan kengerian mereka akan penderitaan yang dihadapi olahragawati wanita setelah Taliban mendapatkan kembali kendali atas negara itu, membuat masa depan sosial dan olahraga mereka tampak suram, demikian RT.com melansirnya pada Rabu, 18 Agustus 2021.


Olahragawati Afganistas di pengaingan, Khalida Popal, mengatakan dia telah menerima telepon putus asa dan video dari perempuan-perepuan Afganistan selama periode pergolakan yang memuncak ketika pasukan Taliban memasuki ibu kota, Kabul, untuk mengambil alih lagi kota itu pada awal pekan ini.


Catur Handoko Ditahan Kejari Lubuklinggau Terkait Korupsi Dana Hibah KTNA Mura


Popal telah melarikan diri ketika kelompok itu memperoleh kekuasaan pada tahun 1996 dan telah tinggal di sebuah kamp pengungsi di Pakistan sebelum kembali ke negara itu. Pada tahun 2007, ia memainkan peran penting dalam pembentukan tim internasional wanita Afghanistan pertama, yang ia sebut sebagai pencapaian "membangga" dan "indah".


Setelah menjadi direktur Asosiasi Sepak Bola Afghanistan pada tahun 2011, Popal berkampanye melawan Taliban, menerima ancaman pembunuhan sampai-sampai dia menggambarkan hidupnya dalam "bahaya besar" sehingga dia pindah ke rumahnya saat ini di Denmark pada tahun 2016 setelah mencari suaka.


"Negara saya, Afghanistan, telah runtuh," kata Popal, menyaksikan apa yang hampir pasti menjadi akhir dari sepak bola wanita yang relatif bersemangat di negara itu - setidaknya untuk saat ini.


Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo : Diplomat Militer Merupakan Suatu Amanah dan Kebanggaan


“Negara ini diambil alih oleh kelompok teroris ekstremis bernama Taliban. Pemerintah menyerah. Pengumuman dibuat bahwa perempuan dan anak perempuan tidak diizinkan bekerja dan belajar.


"Semua pencapaian dan pengorbanan memudar. Para pemimpi berhenti bermimpi dan mimpi memudar menjadi mimpi buruk.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

Polandia Mengancam Tutup Perbatasan dengan Belarusia

Senin, 22 November 2021 | 09:21 WIB
X