Mata-Mata UEA Memantau Email Michelle Obama dan Sheikha Moza

- Senin, 8 Februari 2021 | 09:24 WIB
hacker 1
hacker 1


(KLIKANGGARAN)--Mata-mata UEA meretas perangkat milik keluarga kerajaan Qatar dan menyadap komunikasi pribadi antara Ibu Negara AS saat itu Michelle Obama dan Yang Mulia Sheikha Moza binti Nasser, menurut sebuah buku baru oleh reporter New York Times, demikian Al Jazeera melaporkan.


Laporan berita sebelumnya menyoroti operasi intelijen canggih yang dilakukan oleh UEA (Uni Emirat Arab) dengan bantuan mantan operator AS. Targetnya termasuk pejabat pemerintah, kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, dan eksekutif FIFA.


Prototipe Jet KF-X Korea Selatan Diluncurkan pada April


Tapi cerita Times pada hari Sabtu dengan kutipan dari buku - This Is How They Tell Me the World Ends oleh Jurnalis cybersecurity Time Nicole Perlroth - adalah yang pertama melaporkan pengawasan komunikasi email pada akhir 2015 antara Obama dan Sheikha Moza, istrinya mantan Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani dari Qatar.


Komunikasi yang disadap termasuk refleksi pribadi, detail keamanan, dan perubahan rencana perjalanan setelah Obama dijadwalkan untuk berbicara di Qatar pada pertemuan puncak pendidikan tahunan yang mulia di Doha.


Upaya mata-mata tersebut dilaporkan menyebabkan seorang operasi Amerika mengundurkan diri dari program mata-mata dan meninggalkan Abu Dhabi.


Saat itulah saya berkata, 'Kita tidak boleh melakukan ini. Kami seharusnya tidak menargetkan orang-orang ini,” kata mantan analis Badan Keamanan Nasional AS (NSA).


Spionase canggih


Dikenal sebagai Project Raven, peretas menggunakan alat spionase cyber canggih untuk membantu UEA terlibat dalam pengawasan pemerintah lain, kelompok bersenjata, dan aktivis hak asasi manusia yang kritis terhadap monarki.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

X