• Minggu, 5 Desember 2021

Rumah sakit di Brasil kewalahan ketika kasus koronavirus menembus 2 juta

- Sabtu, 18 Juli 2020 | 09:26 WIB
IMG_20200718_091959
IMG_20200718_091959


(KLIKANGGARAN)--Rumah sakit-rumah sakit di Brasil sedang berjuang untuk mengatasi masuknya pasien koronavirus dengan jumlah besar, karena kasus yang dikonfirmasi telah melewati angka dua juta di negara yang paling parah terkena dampak pandemi di dunia.


Lebih dari 45.000 infeksi baru dilaporkan oleh kementerian kesehatan Brasil pada hari Kamis, tetapi angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi karena pengujian yang tidak mencukupi. Jumlah keseluruhan yang dikonfirmasi terkait kematian akibat virus korona adalah 76.688, juga yang tertinggi kedua secara global di belakang Amerika Serikat.


Bahkan ketika kasus-kasus berkurang di kota-kota terbesar dan paling parah di Brasil, infeksi memuncak di lokasi-lokasi baru di seluruh negeri.


Di rumah sakit umum di kota Campinas, barat laut Sao Paulo, sebuah video yang direkam oleh seorang dokter yang bekerja di fasilitas itu menunjukkan tidak ada tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) yang tersedia untuk merawat pasien COVID-19.


Pejabat kesehatan di kota itu mengatakan coronavirus telah menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang utama.


"Kami sudah mengalami banyak hari dengan 100 persen pekerjaan di ICU," kata Andrea von Zuben, direktur Departemen Kewaspadaan Kesehatan Kota, kepada Al Jazeera.


"Selama sekitar 10 hari, beberapa orang harus menunggu untuk mendapatkan tempat tidur ICU. Mereka semua bisa mendapatkan perawatan medis, tetapi harus menunggu adanya tempat yang kosong."


Dengan antrian panjang di luar rumah sakit umum Ouro Verde di Campinas, pasien juga ditolak untuk dites.


"Saya datang untuk menguji COVID-19 karena ayah saya menderita penyakit itu dan sekarang berada di ICU," kata Marcos Piccolo.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

X