• Rabu, 26 Januari 2022

Mitos, Salah Satu Penyebab Harimau Punah

- Senin, 1 Agustus 2016 | 02:35 WIB
images_berita_Jul_16_1-harimau-utama
images_berita_Jul_16_1-harimau-utama

Jakarta, KlikAnggaran.com - Sebanyak 371 patung harimau Sumatera menghiasi main atrium Senayan City sebagai tanda perayaan Hari Harimau Sedunia, Jumat (29/7/2016). Jumlah patung ini untuk mengingatkan masyarakat bahwa eksistensi harimau khas Indonesia semakin terancam.

Harimau Sumatera merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih ada jejaknya di dunia. Sebelumnya, sudah ada lima subspesies harimau yang dinyatakan punah, beberapa seperti harimau Bali dan harimau Jawa. Seperti namanya, harimau Sumatera hanya dapat ditemukan di Pulau Sumatera, Indonesia. Dan, termasuk klasifikasi satwa kritis yang terancam punah.

 

Satwa ini masuk dalam daftar merah spesies terancam punah seperti yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia (IUCN). Berdasarkan data tahun 2014 jumlah populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor saja, terutama hidup di taman-taman nasional di Sumatera.

Menurut kesepakatan Population and Habitat Viability 2015 dan kemudian digunakan oleh WWF, sejauh ini harimau Sumatera tercatat hanya berjumlah 371 individu yang tersebar dari Aceh hingga Lampung. Jumlah ini hanya 9,5 persen dari total harimau di dunia sejumlah 3871 ekor.

Penghancuran habitat merupakan ancaman terbesar terhadap populasi saat ini. Pembalakan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau Sumatera terbunuh antara tahun 1998-2000. Salah satu ancaman nyata yang membuat jumlah harimau Sumatera semakin berkurang adalah perburuan illegal.

 

-

 

Halaman:

Editor: Kit Rose

Tags

Terkini

Ups, PM Selandia Batal Nikah karena Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:18 WIB

Gelombang Tsunami dari Tonga Tiba di California

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:52 WIB

Omicron: Belanda Lockdown Mulai Minggu Pagi Ini

Minggu, 19 Desember 2021 | 07:28 WIB
X