• Rabu, 29 Juni 2022

Ironis! Ketika Seorang Kades Ditampar Dandim di Hari Pahlawan Nasional

- Sabtu, 11 November 2017 | 10:23 WIB
images_berita_Nov17_Ironis
images_berita_Nov17_Ironis

Jakarta, Klikanggaran.com (11/11/2017) - Tanggal 10 November 2017, seorang Komandan Distrik Militer atau Dandim 0720/Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady, mungkin ingin menjadi pahlawan. Tiba-tiba dengan begitu berani dan heroik menampar Kepala Desa (Kades) Jambangan, M. Hilaludin.

Tamparan Dandim kepada Kades Jambangan ini dilakukan pada saat dilaksanakan rapat koordinasi pengawasan dana desa yang digelar di Pendapa Museum Kartini, Rembang, Jumat (10/11/2017).

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades), Sulistiyono, adalah pihak yang mempunyai acara. Rapat juga dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, dan Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso.

Alasan Dandim menampar Kades Jambangan karena dianggap tidak menghormati Dandim ketika memberikan sambutan. Kades Hilal tampak leyeh-leyeh, atau tiduran di kursi ketika Dandim sedang berpidato. Hal itu membuat Dandim geram dan langsung memanggil, lalu menamparnya.

Akibat Komandan Dandim menampar seorang Kades ini, sudah dilakukan dua kali mediasi untuk mendamaikan persoalan ini. Dan, mediasi dihadiri oleh beberapa pihak di antaranya Bupati, Wakil Bupati, Dandim, Kapolres, dan perwakilan dari kepala desa. Tapi, tetap saja paguyupan Kades se-Kabupaten Rembang ingin, Dandim 0720/Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady, dipindahkan.

Disepakati bahwa permasalahan ini tak akan dibawa ke ranah hokum, baik ke kepolisian maupun ke Detasemen Polisi Militer (Denpom). Maka, mediasi yang dilakukan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, terhadap pihak Dandim dengan Kades ini, bisa disebut gagal total.

Jangankan untuk melakukan mediasi, untuk merawat aset tetap seperti peralatan dan mesin di Kabupaten Rembang saja, juga gagal, karena banyak yang hilang atau tidak ditemukan bentuk fisiknya.

Hal ini terjadi pada 4 SKPD, dimana terdapat aset tetap seperti peralatan dan mesin tidak ditemukan senilai Rp12.197.158.670. Sesuai dengan data yang dimiliki oleh klikanggaran, peralatan dan mesin yang tidak ditemukan itu adalah sebagai berikut :

- di Dinas kesehatan ada sebanyak 1.727 unit dengan nilai sebesar Rp2.411.309.000

Halaman:

Editor: Heryanto

Tags

Terkini

X