• Kamis, 26 Mei 2022

Kisah Umar bin Khattab Saat Menghadapi Wabah Tha’un ‘Awamas

- Senin, 6 April 2020 | 13:50 WIB
IMG_20200406_133922
IMG_20200406_133922


KlikAnggaran.com — Berbagai negara di dunia sedang dilanda Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Indonesia sendiri sejak beberapa hari terakhir telah menaikkan status menjadi Darurat Bencana Virus Corona seiring semakin melonjaknya korban yang terjangkit. Bahkan, pada 17 Maret 2020, Kepala BNPB telah mengumumkan perpanjangan status hingga 29 Mei 2020. Dan kebijakan pun di buat yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSNB) untuk meminimalisir jumlah korban yang terkena virus ini.


Marilah sejenak kita membaca kisah sejarah pada zaman dahulu, masa di mana Bencana wabah penyakit juga pernah terjadi pada masa pemerintahan Umar bin Khattab. Beberapa sahabat Nabi yang lain bahkan menjadi korban dari wabah tersebut.


Siapa yang tidak meneganl sahabat Nabi yang satu ini, beliau ini termasuk empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut  Kekhalifahan Rasyidin (bahasa Arab: الخلافة الراشدية‎ al-khilafat ar-Rāsyidīyah).


Bagaimana Amirul Mukminin, Umar bin Khattab dan para sahabat menghadapi wabah penyakit tersebut?


Umar bin Khattab adalah sahabat Nabi yang telah banyak memberikan sumbangsih besar bagi perjalanan sejarah Islam. Di masa kenabian, Umar selalu menjadi andalan menghadapi musuh-musuh Islam. Ketika diberi mandat menjadi khalifah, ia sangat sangat tegas dalam mengambil keputusan demi kebaikan dan kesejahteraan rakyatnya, termasuk kebijakan yang tidak populer.


Di bawah kepemimpinan Umar, ajaran Islam berkembang sangat pesat dan tersebar ke berbagai penjuru wilayah. Namun, salah satu ujian terberat terjadi pada tahun keenam masa kepemimpinannya yakni tahun 18 Hijriah / 561 Masehi. Di tahun ini, Islam menghadapi dua ujian besar. Pertama, sebagian wilayah kekuasan Islam dilanda kekeringan dan kelaparan. Kedua, pada saat yang sama, umat Islam diuji dengan wabah penyakit mematikan. Dalam berbagai literatur sejarah Islam, wabah ini dikenal dengan Tha’un ‘Awamas (wabah penyakit ‘Awamas). Nama ‘Amawas diambil dari daerah asal lahirnya penyakit, yakni sebuah desa kecil di negeri Damaskus.
Tahun itu dikenal dengan ‘tahun kelabu’ di zaman Umar karena dua bencana kemanusiaan tersebut.


Lalu apa yang dilakukan Umar sebagai pemimpin?


Untuk mengatasi kekeringan dan kelaparan, Umar memberikan beberapa keputusan strategis, di antaranya, mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok ke berbagai wilayah terdampak, dan melarang keras penimbunan bahan kebutuhan. Umar juga mengajak masyarakat untuk melakukan shalat istisqa’ dan berdoa memohon hujan kepada Tuhan.


Untuk menangani wabah penyakit yang terjadi di negeri Damaskus, Umar menempuh langkah-langkah strategis.

Halaman:

Editor: Nisa Muslimah

Tags

Terkini

K.H. M. Djamaluddin Ahmad Wafat

Kamis, 24 Februari 2022 | 16:20 WIB
X