• Sabtu, 22 Januari 2022

Pergantian Tahun Baru Identik Berfoya-foya, Allah Tidak Menyukainya!

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 08:53 WIB
Ilustrasi pesta tahun baru dengan kembang api (Dok.Instagram.com)
Ilustrasi pesta tahun baru dengan kembang api (Dok.Instagram.com)

Jakarta, Klikanggaran.com - Bukan rahasia yang umum lagi, jika setiap malam pergantian tahun baru identik dengan kehidupan yang berfoya-foya. Bahkan, ada juga yang rela menabung dari jauh-jauh hari hanya untuk menyiapkan acara pada malam pergantian tahun.

Bagi masyarakat Indonesia sendiri, banyak ragam dan cara dalam memeriahkan malam pergantian tahun baru. Mulai dari acara kumpul-kumpul bersama teman dan keluarga, melakukan perjalanan ke luar negeri, bepergian ke tempat-tempat wisata, hingga melakukan pesta kembang api.

Terkadang, acara memeriahkan malam pergantian tahun baru tidak hanya dilakukan oleh individu-indivindu saja, melainkan juga banyak difasilitasi oleh pemerintah daerah setempat. Biasanya, Pemda membungkusnya dalam kemasan sebagai pesta rakyat. Artis-artis top papan atas pun didatangkan, tak terkecuali juga ratusan kembang api yang bernilai ratusan hingga miliaran loh juga turut dipersiapkan.

Baca Juga: Katanya, Cewek yang Punya Kumis Napsunya Besar, ups, Benarkah? Ini Fakta yang Perlu Anda Tahu!

Tentunya, hal seperti itu sangat kita sayangkan bukan? Apalagi untuk peristiwa singkat satu malam yang menghabiskan cost yang tidak sedikit jumlahnya. Apalagi, acara-acara pesta pada malam pergantian tahun baru, dapat menjerumuskan dan mendekatkan kita pada perbuatan maksiat dan mabuk-mabukan yang tentunya sangat bertentangan dengan ajaran islam.

Di sisi lain, masih banyak problem-problem sosial di sekitar kita yang menggugah hati nurani kita sebagai manusia, lantaran masih banyak saudara-saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan, masih banyak saudara-saudara kita yang untuk makan saja masih susah. Masih banyak saudara-saudara kita yang bila hujan atapnya masih mengalami kebocoran.

Akan lebih bijak dan elok, jika malam pergantian tahun kita isi dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bernuansa islami, seperti mengundang para penceramah sebagai siraman rohani dan bentuk muhasabah diri kita (introspeksi diri) atas apa yang kita kerjakan selama satu tahun belakangan ini.

Baca Juga: Lagi-Lagi Kelebihan Pembayaran di Kementerian PUPR, yang Ini di 14 Paket Pekerjaan

Allah berfirman:

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bisakah Manusia Bahagia Tanpa Susah Payah?

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:00 WIB

Keanu Go Public, Apakah Keanu Punya Pacar?

Senin, 10 Januari 2022 | 10:04 WIB
X