• Senin, 8 Agustus 2022

Benarkah Isi Surat Klarifikasi Wika Kepada BEI soal Apartemen Tamansari Semanggi?

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 15:42 WIB
images (21)
images (21)


Jakarta,Klikanggaran.com - Carut-marutnya pengelolaan Apartemen Tamansari Semanggi Jakarta oleh PT Wika Realty (WR), ternyata telah mendapat perhatian khusus dari PT Bursa Efek Indonesia( BEI).


Pasalnya, sudah sekitar sembilan tahun, ada sekitar 1.000 an warga pemilik dan penghuni Tamansari Semanggi Apartment (TSA), yang resah karena hingga hari ini tidak mendapatkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik sebagai mana diwajibkan oleh PerGub DKI nomor 133 tahun 2019.


Suatu ironi yang menggelikan memang, sebuah anak BUMN yang  mengelola apartemen saja gak beres malah digadang-gadang akan dijadikan holding hotel oleh Kementerian BUMN.


Lebih ironis sekaligus lebih mengherankan lagi, ternyata WIKA selaku induk WR yang sudah gak bisa membina anaknya WR untuk berprestasi dengan baik itu, tampaknya memang tidak pula bisa dipercaya, qualis mater talis filius, begitu induknya begitulah anaknya?, ketus Yusri selaku Direktur Eksekutif CERI.


Hal itu terungkap dari surat Sekretaris Perusahaan (Sekper) WIKA  tertanggal 4 Agustus 2021. Surat tersebut menjawab surat BEI tertanggal 2 Agustus 2021, perihal permintaan penjelasan atas pemberitaan di media masa.


"Patut dimaklumi, WR adalah anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang merupakan perusahaan terbuka. Sebagian saham WIKA dimiliki oleh publik, pastilah kinerjanya di bawah pengawasan BEI," kata Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman kepada wartawan, Jumat (6-8).


Dalam suratnya, Sekper WIKA Mahendra Vijaya antara lain menyebutkan (pada pokoknya):


1.Pemberitaan yang dimaksud oleh BEI tidak benar, karena pihak pelaku pembangunan telah melaksanakan implementasi Pergub Nomor 133 Tahun 2019 dan hal itu telah diperkuat dari hasil mediasi yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta pada tanggal 26 Juli 2021 melalui zoom meeting dengan dihadiri pihak perwakilan warga TSA termasuk Panmus dengan manajemen pelaku pembangunan PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty).


2. Dalam surat itu, Sekper WIKA juga menyatakan pemberitaan tersebut tidak berdampak pada kinerja operasional WIKA dan WR.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X