• Rabu, 29 Juni 2022

KPAI: Jumlah Pengaduan PPDB Tahun 2021 Anjlok Drastis, Hanya 5 Pengaduan

- Minggu, 27 Juni 2021 | 07:07 WIB
images (14)
images (14)


Jakarta,Klikanggaran.com - Dalam pelaksanaan PPDB tahun 2021, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mulai PPDB 7 Juni sampai 24 Juni 2021 baru menerima 5 pengaduan PPDB yang berasal dari Kota Surabaya, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Kelima pengaduan berasal dari pendaftaran PPDB dari jenjang SMP ke SMA/SMK. Ada satu kasus dari Sumatera Utara, namun lebih bersikap konsultasi.


Pengaduan terbanyak terkait masalah teknis yaitu sebanyak 3 kasus dan 2 kasus lagi terkait masalah kebijakan PPDB yang dianggap merugikan, yaitu dari DKI Jakarta yang merasa dirugikan dengan penerapan pembobotan untuk jalur prestasi.


Secara umum, petunjuk teknis pelaksanaan PPDB tahun 2021 di berbagai daerah sudah sesuai dengan ketentuan Permendikbud No. 1 Tahun 2021 tentang PPDB TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Juknis dituangkan dalam Peraturan Gubenur maupun Peraturan Bupati/Walikota.


Hampir semua daerah menjalankan ketentuan jalur zonasi PPDB dengan kuota 50 persen sesuai ketentuan minimal dalam Permendikbud tentang PPDB. Hanya saja ada modifikasi daerah seperti jalur prestasi ditambahkan Hafiz Quran seperti di Kota Bekasi, jalur Luar Kota di Bogor, jalur tenaga kesehatan yang menangani covid di wilayah tersebut dan jalur anak guru yang hanya boleh mendaftar di sekolah tempat sang guru mengajar atau bertugas.


“Menurunnya jumlah pengaduan PPDB tahun 2021 bisa jadi karena sudah banyaknya kanal pengaduan PPDB yang dibuat oleh Dinas-dinas Pendidikan di berbagai daerah, bahkan dari level posko sekolah-sekolah yang terdekat dengan rumah-rumah calon peserta didik. Pelaksanaan PPDB 2021 hingga 6 Juli 2021,” ungkap retno listyarti, Komisioner KPAI, di Jakarta, Sabtu (26-6).


Hasil Pengawasan PPDB 2021 Di Tiga Provinsi


Retno dan Tim Pengawasan PPDB 2021 sudah melakukan pengawasan langsung ke sejumlah daerah, yaitu DKI Jakarta, Kota Denpasar (Bali), kota Bogor dan Kota Bekasi (Jawa Barat), posko PPDB yang didatangi langsung yaitu : Posko PPDB di kantor Dinas Pendidikan provinsi DKI Jakarta, Posko PPDB di SMAN 30 Jakarta, SMAN 3 Denasar, SMAN 4 Denpasar, SMPN 19 Kota Bogor, dan SMPN 4 Kota Bekasi.


Secara umum, pelaksanaan PPDB di sejumlah daerah yang diawasi sudah sesuai dengan ketentuan Permendikbud No. 1 Tahun 2021 tentang PPDB TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Petunjuk teknis pelaksanaannya tertuang dalam Peraturan Gubenur, Peraturan Walikota/Bupati, Surat Keputusan Walikota/Bupati atau Kepala Dinas Pendidikan daerah.


Petunjuk teknis PPDB umumnya sudah sesuai dengan Permendikbud No. 1/2021, dimana daerah membuka empat (4) jalur, yaitu jalur afirmasi, jalur perpindahan orangtua, jalur prestasi dan jalur zonasi dengan kuota yang juga sesuai dengan ketentuan minimal dalam Permendikbud PPDB. Hanya saja ada sejumlah tambahan modifikasi dengan tanpa mengubah jalur, misalnya di kota Bogor yang jalur afirmasi memberikan kuota untuk anak tenaga kesehatan khsusus penanganan covid-19 dengan syarat orangtuanya bekerja di Rumah Sakit khusus covid dan letak RS nya harus di kota Bogor. Sementara di kota Bekasi, untuk jalur prestasi membuka kuota untuk peserta didik yang hafiz Quran.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X