Arab Saudi Siap Mengganti Dolar dengan Mata Uang Lain dalam Perdagangan

- Rabu, 18 Januari 2023 | 21:30 WIB
Ilustrasi: dolar Amerika (Pixabay/PublicDOmainPictures)
Ilustrasi: dolar Amerika (Pixabay/PublicDOmainPictures)

 

KLIKANGGARAN -- Arab Saudi siap untuk membahas perdagangan dengan menggunakan mata uang selain Dolar AS, menurut Menteri Keuangan Kerajaan Arab Saudi, Mohammed Al-Jadaan, seperti dikutip oleh Bloomberg.

Komentar Menteri Keuangan Kerajaan Arab Saudi itu muncul sebulan setelah Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa Beijing siap melakukan pembelian energi dalam yuan, bukan Dolar AS, dalam pertukaran perdagangan dengan anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Pemimpin China menyoroti perlunya pergeseran saat berbicara pada pertemuan puncak China-Arab yang diselenggarakan oleh Arab Saudi awal pekan ini.

“Tidak ada masalah untuk membahas bagaimana kami menyelesaikan pengaturan perdagangan kami, apakah itu dalam Dolar AS, euro, atau Riyal Saudi,” kata Al-Jadaan pada hari Selasa saat wawancara dengan Bloomberg di Davos, Swiss.

Kerajaan kaya minyak itu berusaha memperdalam hubungannya dengan mitra dagang penting, termasuk China.

Kesiapan untuk pembicaraan tentang masalah yang diungkapkan oleh Riyadh mungkin menandakan bahwa eksportir minyak terbesar dunia itu terbuka untuk melakukan diversifikasi dari Dolar AS setelah puluhan tahun menetapkan harga ekspor minyak mentah dalam mata uang AS.

Riyal, mata uang nasional Saudi, juga telah dipatok ke greenback.

Kecenderungan pergeseran ke mata uang nasional yang baru-baru ini diamati di antara peserta utama dalam rantai perdagangan global sebagian disebabkan oleh kebijakan sanksi sekunder yang dikejar Washington.

Awalnya, langkah-langkah untuk membuang mata uang AS dalam perdagangan, khususnya di sektor energi, diintensifkan setelah sanksi besar-besaran yang diperkenalkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia, salah satu produsen dan pengekspor energi utama dunia, atas operasi militer di Ukraina. 

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X