Waduh, Tenaga Media Prancis Salah Memvaksinasi 140 Orang, alih-alih Pakai Vaksin Pfizer malahan Pakai Garam Normal!

- Minggu, 25 April 2021 | 05:26 WIB
vaksin
vaksin


KLIKANGGARAN-- Puluhan orang yang akan divaksinasi Covid-19 menggunakan suntikan Pfizer-BioNtTech disuntik dengan garam normal sebagai akibat kesalahan yang tidak dapat dijelaskan oleh pekerja medis Prancis, demikian dilansir RT.com.


Sekitar 140 orang yang menghadiri pusat vaksinasi di Rumah Sakit Universitas Reims di kota Epernay, 130 km timur laut Paris, secara keliru menerima suntikan pada hari Selasa.


India Meminta Twitter untuk Menghapus Beberapa Tweet yang Mengkritik Penanganan COVID-19


Suntikan tersebut mengandung garam normal, yang merupakan larutan natrium klorida tidak berbahaya yang dilarutkan dalam air. Ini dapat diterapkan secara eksternal untuk membersihkan luka dan membantu mata kering, atau dapat disuntikkan untuk mengobati dehidrasi, di antara kondisi lainnya. Oleh karena itu, kesalahan tersebut tidak diharapkan mengakibatkan konsekuensi kesehatan yang serius.


Petugas medis menyadari kesalahan mereka keesokan harinya dan dengan cepat menghubungi mereka yang telah menerima suntikan garam normal alih-alih vaksin virus corona. Para pasien diundang untuk berbicara dengan dokter yang dapat menjawab pertanyaan mereka, dan membuat janji vaksinasi baru.


KRI Nanggala-402 Subsunk, Panglima TNI Terus Berupaya Mencari Bukti Kuat


Beberapa pasien yang terkena dampak menerima suntikan Covid-19 yang sebenarnya pada hari Jumat, sementara yang lain harus menunggu hingga pertengahan minggu untuk akhirnya mendapatkan vaksinasi, Prancis Bleu melaporkan.


Otoritas kesehatan mengatakan bahwa mereka telah menyelidiki insiden tersebut, tetapi belum menjelaskan bagaimana kesalahan tersebut bisa terjadi. Petugas medis khusus ditugaskan untuk memantau proses vaksinasi di Rumah Sakit Universitas Reims untuk memastikan proses vaksinasi terus berjalan dengan lancar, tambah mereka.


Kedalaman Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 Setara Burj Khalifa

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X