• Rabu, 29 Juni 2022

AS: China dan Rusia Adalah Saingan Utama dalam Strategi Maritim AS yang Baru

- Jumat, 18 Desember 2020 | 20:30 WIB
us navi
us navi


(KLIKANGGARAN0--Angkatan Laut AS akan mengadopsi pendekatan yang lebih 'tegas' ke China dan Rusia, sesuai dengan strategi maritim baru negara tersebut, yang mengatakan bahwa tindakan yang diambil dalam dekade berikutnya akan menentukan dinamika kekuatan selama sisa abad ini.


Berjudul 'Advantage at Sea', dokumen tersebut, yang ditulis oleh Angkatan Laut, Korps Marinir dan Penjaga Pantai, menyerukan integrasi yang lebih besar dari pasukan angkatan laut AS untuk melawan "saingan yang ditentukan" Beijing dan Moskow.


Baca Juga: Kementerian Keuangan Pastikan Tak Ada Kendala Berarti Soal DBH PALI


Menggambarkan China dan Rusia sebagai "dua ancaman paling signifikan bagi era perdamaian dan kemakmuran global ini," strategi maritim memprioritaskan persaingan dengan China karena "kekuatan ekonomi dan militer yang tumbuh" di negara itu, serta dugaan upayanya untuk "membentuk kembali dunia internasional sesuai dengan keinginannya. "


Mengenai Rusia, dokumen itu mengatakan Moskow harus terus diawasi untuk mencegahnya mengejar "lingkup pengaruh yang diperluas" dan "memecah tatanan internasional yang ada."


Pasukan angkatan laut AS harus "menerima risiko taktis yang diperhitungkan dan mengadopsi postur yang lebih tegas dalam operasi kita sehari-hari" untuk memastikan keunggulan strategis jangka panjang atas kedua "saingan," kata rencana Pentagon, dikutip RT.com.


Baca juga: MK Telah Terima 21 Permohonan Terkait Pilkada Serentak 2020


Strategi tersebut memperingatkan bahwa 10 tahun ke depan akan menjadi penentu dalam menentukan tatanan global untuk 80 tahun mendatang.


"Kami berada pada titik perubahan," bunyi laporan itu. "Tindakan kami dalam dekade ini akan membentuk keseimbangan kekuatan maritim selama sisa abad ini."

Halaman:

Editor: Nisa Muslimah

Tags

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X