• Minggu, 5 Desember 2021

Pernyataan Redaksi Tirto.id Terkait Ujaran Rasis M.Bernie ke Masyarakat Baduy

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:01 WIB
Tirto.id
Tirto.id


Jakarta,Klikanggaran.com - Cuitan pada akun twitter @pawletariat yang diketahui dimiliki seseorang bernama asli Mohammad Bernie berbuntut panjang. Cuitan yang menghina Presiden Jokowi itu dianggap rasis terhadap Suku Baduy.


Akun Twitter @pawletariat yang dimiliki M. Bernie pun mengunggah cuitan menyoroti itu.


“Azzzsksksks Jokowi make baju adat Baduy cocok bgt, tinggal bawa madu + jongkok di perempatan,” tulis akun Twitter dengan username @pawletariat.


Belakangan diketahui, @pawletariat adalah akun Twitter milik Mohammad Bernie yang dikenal sebagai wartawan media online, tirto.id. Sehingga pihak redaksi  Tirto.id pun mengeluarkan pernyataan.


Berikut pernyataan Redaksi Tirto.id :


Redaksi Tirto.id menyadari perihal kasus jurnalis kami yang melakukan ujaran rasis kepada masyarakat Baduy dan menyinggung Presiden RI. Rasisme adalah bentuk kebencian dan kami tidak menoleransinya. Sikap kami terhadap masyarakat Baduy dan komunitas adat lain tercermin dalam laporan-laporan kami dan kami selalu menjunjung nilai-nilai inklusivitas dalam keredaksian.


Sikap jurnalis kami, M. Bernie, sama sekali tidak mencerminkan sikap yang kami anut selama ini. Ketika M. Bernie mencuit tentang Presiden RI dan masyarakat Baduy, benar bahwa ia masih berstatus sebagai karyawan Tirto.id. Terhitung sejak hari ini, ia sudah tidak lagi berstatus sebagai karyawan Tirto.id. Segala isi dan maksud cuitan M. Bernie adalah murni tanggung jawabnya sebagai pribadi.


Efek yang ditimbulkan cuitan itu fatal karena menyangkut integritas M. Bernie sebagai wartawan dan Tirto.id sebagai institusi pers. Ini bukan hanya mencederai Bernie sebagai individu maupun Tirto.id, tetapi juga berpotensi melunturkan kepercayaan publik terhadap jurnalisme. Kami tentu berharap laporan-laporan yang pernah kami tulis, yang berusaha keras mengedepankan inklusivitas dan keberimbangan, membuat jurnalis-jurnalis kami lebih berpikir jernih dalam melihat isu tersebut dalam keseharian.


Tapi, kasus M. Bernie ini membuktikan sebaliknya. Untuk ini, kami meminta maaf dan akan melakukan evaluasi internal. Persoalan ini juga menjadi pelajaran penting bagi kami untuk lebih berkomitmen memperbaiki kualitas jurnalis serta mengedepankan liputan-liputan yang membantu menegakkan keadilan bagi masyarakat adat.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Panjang Letusannya

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:46 WIB

Status Gunung Semeru Level II, Ini Rekomendasi BPNB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:13 WIB
X