• Jumat, 22 Oktober 2021

DPR Minta Masyarakat Tak Perlu Gaduh Soal "Hormat Bendera Menurut Hukum Islam"

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:34 WIB
Ace Hasan Syadzily 001
Ace Hasan Syadzily 001


Jakarta,Klikanggaran.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI">DPR RI, Ace Hasan Syadzily, meminta masyarakat untuk tidak mempersoalkan yang dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) karena tengah dalam sorotan setelah menggelar lomba menulis bertema 'Hormat Bendera Menurut Hukum Islam' yang dinilai membenturkan nasionalisme dengan agama.


"Kalau kita melihat dari tujuan lomba ini memupuk rasa nasionalisme di kalangan santri dengan cara pandang menegaskan tentang menyanyikan lagu kebangsaan dari sudut pandang Islam dan hormat bendera sebagai suatu yang diperbolehkan atau mubah, ya seharusnya tidak ada masalah. Tidak perlu dipersoalkan," ujar Ace, saat dikonfirmasi, Jumat (13-8).


Dikatakan Ace, masih ada pihak yang mengharamkan hormat bendera. Lomba tersebut, jelas Ace, dapat mendiskusikan secara utuh terkait hukum hormat bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan.


"Faktanya bahwa masih ada pihak yang mengharamkan hormat bendera misalnya. Dengan mengadakan lomba artikel dengan tema itu, para santri bisa menggali argumentasi secara Ilmiah tentang dua hal tersebut: hukum hormat bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan," tutur Ace.


Ace turut mengkritik politikus Gerindra, Fadli Zon, yang menyebut lomba menulis artikel 'Hormat Bendera Menurut Hukum Islam' sebagai produk islamophobia. Ia meminta masyarakat tak perlu gaduh merespons lomba ini.


"Jadi kita tidak perlu terlalu berlebihan dengan menyebutnya sebagai islamphobia. Biasa saja. Dulu saat kami di pesantren, sering ditanya soal dalil kecintaan pada tanah air," paparnya.


Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Panas Ekstrem di Bali, Ini Kiat Menghalaunya

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:52 WIB
X