Realisasi Anggaran 1,9 Persen, Kinerja Kemendes Dinilai Lambat

- Jumat, 19 Maret 2021 | 15:28 WIB
Uchok Sky Khadafi
Uchok Sky Khadafi


Jakarta,Klikanggaran.com - Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai kinerja Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, dalam merealisasikan anggaran tahun 2021 sangat lambat. Pasalnya, per 16 Maret 2021, anggaran sebesar Rp3,5 triliun hanya terealisasi Rp67,5 miliar atau 1,9 persen.


"Ketika memasuki bulan ke tiga pada tahun  2021, kinerja realisasi anggarannya sangat lambat, lambat banget seperti keong. Dari alokasi anggaran sebesar Rp3,5 triliun, ternyata sampai tanggal 16 Maret 2021, Kemendes PDTT benar-benar memble, baru merealisasi anggarannya sebanyak 1,9 persen atau sebesar Rp67,5 miliar," ujar Uchok, Jumat (19-3).


Dijelaskan Uchok, dari realisasi anggaran sebesar Rp67,5 miliar, ternyata realisasi yang paling banyak diperuntukan bagi belanja pegawai sebesar Rp45,7 miliar, kemudian belanja barang sebesar Rp21,7 miliar, dan belanja modal sebesar Rp36 juta.


"Dari realisasi anggaran Kemendes tersebut,  kami dari CBA benar-benar kecewa kepada kinerja anggaran Kemendes ini. Sudah masuk bulan ke tiga, tapi belum maksimal bekerja, akan tetapi sudah memghabiskan anggaran untuk belanja pegawai. APBN kita betul-betul dikelola hanya untuk bikin kenyang bagi para pegawai kemendes sendiri," kata Uchok.


Selain itu, Uchok berujar, CBA juga meminta kepada KPK agar menindaklanjut realisasi anggaran Kemendes atas lelang pengadaan
"Tenaga Cleaning Service" yang berpotensi merugikan keuangaan negara sebesar Rp1 miliar.


Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X