• Senin, 24 Januari 2022

PPATK: Pencucian Uang Sektor Perpajakan Capai Rp20 Triliun Selama Tahun 2020

- Kamis, 14 Januari 2021 | 14:21 WIB
ppatk
ppatk


Jakarta,Klikanggaran.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), melaporkan selama 2020 ada banyak tindak pidana pencucian uang yang ditemukan, salah satunya di sektor perpajakan.


Kepala PPATK, Dian Ediana Rae, mengatakan selama tahun lalu potensi tindak pendanaan pencucian uang yang terjadi di perpajakan menyentuh angka Rp20 triliun. Ini berada di bidang pajak dan juga kepabeanan.


"Potensi yang dapat diperoleh dari tindak lanjut analisis pemeriksaan yang dilakukan penegak hukum (di perpajakan) Rp20 triliun," ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (14-1-2021).


Dia mengatakan, dari jumlah potensi itu yang berhasil diamankan sebesar Rp9 triliun. Uang yang diamankan tersebut berhasil berkontribusi bagi penerimaan negara di 2020.


"Ini keberhasilan joint operational tiga pihak yakni PPATK, DJP, dan Bea Cukai, khususnya tindak pidana pajak dan cukai di Indonesia," ungkapnya.


Lebih lanjut dia menjelaskan, yang mendominasi kasus pencucian uang selama tahun lalu adalah gratifikasi dan suap. Ini dilakukan baik pejabat pemerintah, kepala daerah hingga pejabat BUMN.


"Modus utamanya adalah penerimaan gratifikasi dan suap untuk perizinan, pengadaan barang dan jasa," tegasnya.


Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Ups, PM Selandia Batal Nikah karena Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:18 WIB

Nitizen Mencari Akun Istri Ganjar Pranowo, Kenapa ya?

Minggu, 23 Januari 2022 | 07:50 WIB

Gempa Bumi Sulut dengan Magnitudo sebesar 6.1

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:46 WIB
X