• Minggu, 28 November 2021

Sri Mulyani Beberkan Praktik Calo Pencairan Anggaran di DJPB

- Senin, 26 Oktober 2020 | 19:34 WIB
Sri Mulyani
Sri Mulyani


Jakarta,Klikanggaran.comMenteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, membeberkan praktik calo yang dulu sering terjadi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPB) Kementerian Keuangan. Hal ini berkaitan dengan pencairan anggaran negara yang dikelola DJPB.


Menurutnya, hal itu terjadi saat DJPB baru saja dibentuk sekitar tahun 2003-2004 lalu. Di mana pada saat itu fungsi perbendaharaan negara mulai dialihkan ke DJPB dari sebelumnya di BPK.


"DJPB yang baru dibangun waktu itu memiliki reputasi yang tidak baik. Kalau saya lihat di semua kantor kantor perbendaharaan waktu itu banyak sekali orang antri bawa map dan muncul calo-calo untuk bisa mencairkan anggaran, sehingga reputasi kalau mau pergi dan urus pencairan anggaran anda perlu membawa MAP yang isinya sebenarnya uang sogokan," ujar Sri Mulyani, Senin (26-10).


Namun, ia menekankan, saat ini banyak perubahan yang dilakukan DJPB melalui reformasi sistem keuangan. Di mana setelah adanya praktik percaloan itu, DJPB mulai melakukan reformasi total.


"Saya ingat waktu mulai pertama dibuat front office, middle office dan back office. Front office dilakukan untuk memberikan pelayanan yang transparan sehingga tidak dipertemukan dengan middle dan back office," jelasnya.


Reformasi ini untuk memperbaiki layanan serta membuatnya lebih transparan terutama dalam pencairan anggaran negara.


"Itu cara pertama untuk mulai membersihkan adanya calo-calo anggaran waktu itu. Jadi kantor-kantor pelayanan perbendaharaan jadi relatif baik," kata dia.


Setelah itu, reformasi anggaran dilanjutkan dengan melakukan otomatisasi pelayanan sehingga masyarakat semakin tahu mengenai penerapan modul penerimaan negara yang dilakukan pemerintah.


Mulai dari sisi bagaimana arus uang masuk dari pajak maupun PNBP melalui perbankan. "Penyetoran bisa melalui seluruh bank atau saat ini disebut bank persepsi atau bank yang ditunjuk oleh Kemenkeu menjadi bank penerima penyetoran uang negara. Sehingga tidak lagi ada interaksi dengan teman-teman di Kemenkeu," imbuhnya.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X