• Kamis, 9 Desember 2021

Berkedok Paket Murah, Warga  Tertipu Arisan Kurban dan Datangi Rumah Pelaku di Limbangansari Cianjur

- Jumat, 31 Juli 2020 | 17:42 WIB
IMG_20200731_173839
IMG_20200731_173839


Cianjur, KlikAnggaran.com – Kasus penipuan kembali terjadi, kali ini dengan berkedok paket murah berbagai macam kebutuhan mulai dari arisan elektronik, kendaraan bahkan hewan kurban. Kasus penipuan yang menimpa ribuan korban dari berbagai daerah terus terjadi, sejak kurun waktu beberapa tahun silam.


Penipuan tersebut diketahui setelah sejumlah korban menggeruduk ke kediaman yang diduga pelaku di Kampung Tipar Kaler, Desa Limbangan Sari Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jumat (31/7/2020).


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, para korban datang ke rumah terduga pelaku berinisial AN di Limbangansari untuk meminta sejumlah barang yang telah dijanjikan setelah sekian waktu para korban mengikuti arisan atau paket murah seperti hewan kurban, elektronik, dan kendaraan ke salah satu perusahaan yang dipimpin AN tersebut.


Salah seorang korban asal Sukabumi, Setiawan (35) mengaku, penanggungjawab pengelola arisan tersebut membentuk 80 orang ketua. Satu ketua bisa memegang sampai puluhan resseler. Kemudian dari satu reseller bisa menghimpun anggota hingga ratusan anggota yang mengikutinya.


“Saya ikut arisan kambing delapan, dan arisan televusi, termasuk arisan handphone, serta arisan dispenser,” kata Setiawan di rumah penanggungjawab AN yang ia kunjungi geruduk, Jumat (31/7).


Dirinya mengaku, cukup tergiur mengikuti paket arisan tersebut sebab, diiming-imingi pembayaran sebesar Rp 15 ribu perbulan, hingga bisa dapat satu ekor domba dalam setahun. Termasuk membayar Rp 500 ribu perbulan hingga dapat motor N Max dalam setahun.


“Saya yakin nominalnya kalau dihimpun semua ini akan menjadi angka yang fantastis. Karena selain menyasar warga biasa, banyak juga pekerja pabrik yang ikut. Itu kebayang berapa jumlahnya,” kata dia.


Sementara itu, Kabbag Ops Polres Cianjur, Kompol Warsito mengatakan, secara hukum belum ada pelaporan. Tentunya siapa yang ditipu harus jelas dulu. Makanya kami menyarankan agen atau reseller melapor ke pihak kepolisian.


“Jadi intinya kami juga belum tahu persis seperti apa kronologis kejadian dan yang dilakukan oleh terduga pelaku. Kebanyakan info dari para korban atau warga yang ada di lokasi itu semacam paket kurban dan barang lain,” katanya.

Halaman:

Editor: Nisa Muslimah

Tags

Terkini

X