• Rabu, 8 Desember 2021

Selamat Jalan Jendral! Andalan SBY Mengorbankan Belasan Tumbal di Kantor DPP PDI

- Senin, 11 Mei 2020 | 01:45 WIB
images
images


Jakarta,Klikanggaran.com - Beredar pesan berantai di Whatsaap Grup pada 10 Mei 2020 mengenai statement yang mencatut nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas peristiwa 27 Juli 1996.


Berikut bunyi dari pernyataan tersebut:


[10/5 14.07] +62 816-1990-xxx: Innalillahi wainnalillahi rojiun. Selamat jalan jendral, kami tidak akan pernah melupakan jasa, pahala, sekaligus dosa-dosamu. Memaafkan bukan berarti melupakan. Terutama sebagai salah satu Kolonel aktor utama andalan Brigjen SBY Kasdam Jayakarta dalam peristiwa 27 Juli 1996 yang mengorbankan tumbal belasan jiwa pejuang demokrasi di kantor DPP PDI. Amin Ya Robbal Alamin.


[10/5 14.08] +62 816-1990-xxx: Kol. Djoksan, Asops KoDamJaya, Brigjen SBY Kasdam Jaya,
Kol Tritamtomo Danbrigif Jayayudha, dst.


[10/5 14.08] +62 816-1990-xxx: mereka semua hadir dan proaktif dalam rapat komando perencanaan penyerbuan di makodam cawang cililitan tgl 22-24 Juli, yang dipimpin oleh Kasdam Brigjen SBY,  dihadiri Brigjen Zacky Makarim dari BIA.


[10/5 14.08] +62 816-1990-xxx: Dari BAKIN al Hadir & proaktif Alex Widia Siregar.


[10/5 14.08] +62 816-1990-xxx: SBY masih melenggang ..... hukum kemana? Tdk ada bukti?


[10/5 14.08] +62 816-1990-xxx: Laporan Akhir Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Dalam sebuah laporan akhir yang diperoleh Tempo. Laporan itu menyebut pertemuan tanggal 24 Juli 1996 di Kodam Jaya dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer Jaya Brigadir Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono. Rapat dihadiri juga Brigjen Zacky Anwar Makarim, Kolonel Haryanto, Kolonel Joko Santoso, dan Alex Widya Siregar. Dalam rapat itu, disebutkan bahwa SBY memutuskan penyerbuan atau pengambilalihan kantor DPP PDI oleh Kodam Jaya.


BACA JUGA:

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Pecat 900 Karyawan via Zoom, Waduh!

Senin, 6 Desember 2021 | 21:57 WIB
X