• Jumat, 9 Desember 2022

Fan Chelsea Beri Dukungan kepada Roman Abramovich, Reaksi Pelatih Thomas Tuchel Diluar Dugaan

- Minggu, 6 Maret 2022 | 05:58 WIB
Roman Abramovich menjual Chelsea FC imbas dari perang Rusia terhadap Ukraina. McGregor ingin membelinya. (chelseafc.com)
Roman Abramovich menjual Chelsea FC imbas dari perang Rusia terhadap Ukraina. McGregor ingin membelinya. (chelseafc.com)

KLIKANGGARAN - Penggemar Chelsea menyanyikan nama Roman Abramovich menjelang pertemuan Liga Premier mereka melawan Burnley.

Dukungan fan Chelsea kepada Roman Abramovich yang akan menjual The Blues itu muncul setelah 20 klub dalam Liga Primer Inggris pada Sabtu (5/3/2022) mengambil bagian dalam gerakan solidaritas mendukung Ukraina.

Menanggapi dukungan pendukung Chelsea kepada miliarder Rusia yang dikenal mempunyai hubungan dekat dengan Vladimir Putin itu, pelatih Chelsea Thomas Tuchel mengatakan penggemar Chelsea memilih waktu yang salah untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Roman Abramovich.

Berbicara setelah kemenangan 4-0 atas Burnley, Tuchel mengungkapkan ketidaknyamanannya atas tindakan sebagian dukungan Chelsea dan mengklaim itu bukan cerminan dari para pemainnya atau klub.

Baca Juga: Benarkah Ibunda Tangmo, Berikan Pengampunan karena Kompensasi 30 Juta Baht? Ini Jawaban Panida

Baca Juga: Ibunda Tangmo, Panida, Akui Maafkan Pemilik Boat dan Pengemudinya yang Diduga Sebabkan Anaknya Wafat, Kenapa?

“Ini bukan saatnya untuk melakukan ini,” kata Tuchel pada konferensi pers pasca-pertandingan Chelsea melawan Burnley.

“Jika kita menunjukkan solidaritas, kita menunjukkan solidaritas, kita harus melakukannya bersama-sama. Kami berlutut bersama. Jika orang penting dari klub kami atau klub lain sayangnya meninggal, kami menunjukkan satu menit rasa hormat, ini bukan saatnya untuk memberikan pesan lain, ini adalah momen untuk menunjukkan rasa hormat,” tambah Tuchel.


Thomas Tuchel menjelaskan, Chelsea termasuk satu dari 20 klub di Liga Primier Inggris yang pada Sabtu (5/3/2022) melakukan aksi solidaritas untuk Ukraina yang diinvasi oleh Rusia.

"Kami melakukannya untuk Ukraina, tidak ada pendapat kedua tentang situasi di sana. Mereka memiliki pemikiran dan dukungan kami; kami harus berdiri bersama sebagai klub. Ini bukan saatnya untuk pesan lain."

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: sky sport

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Qatar 2022, Simbol Kebangkitan Sepak Bola Asia?

Senin, 5 Desember 2022 | 20:38 WIB
X