• Kamis, 9 Desember 2021

PKC PMII DKI Jakarta Masa Khidmat 2020-2022 Resmi Dilantik

- Jumat, 26 Februari 2021 | 20:47 WIB
WhatsApp Image 2021-02-26 at 20.34.24 (1)
WhatsApp Image 2021-02-26 at 20.34.24 (1)


Jakarta, Klikanggaran.com - Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus M Herlambang resmi melantik Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi DKI Jakarta masa khidmat 2020-2022 pada Jumat (26/2) siang tadi.
 
Berlangsung di Gedung Delegasi Nusantara V MPR RI, proses pelantikan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pelantikan tersebut mengambil tema "Meneguhkan Komitmen Kebangsaan melalui Moderasi Beragama".
 
Dalam arahannya, Agus berpesan agar seluruh kader PMII, khususnya DKI Jakarta mengembalikan spirit lama ketika PMII didirikan, yaitu dakwah Islam Ahlusunah Wal Jamaah di kampus-kampus.
 
Agus mengatakan, dakwah itulah yang dititipkan oleh ulama-ulama pendiri PMII kepada penerusnya. Menurutnya, PMII adalah alat atau wadah untuk menjalankan misi dakwah Islam Ahlusunah Wal Jamaah di kampus-kampus.
 
“PMII adalah satu-satunya organisasi keislaman, kemahasiswaan yang sejak berdirinya ditahun 1960, itu langsung mencantumkan Pancasila sebagai asas organisasi, jauh sebelum ada pemaksaan oleh negara,” jelas Agus.
 
Sementara itu,  Rizki Abdul Rahman Wahid,  yang menggantikan Daud Azhari selaku ketua PKC PMII DKI Jakarta, mengajak seluruh kader PMII khususnya DKI Jakarta agar melakukan gerakan terjun ke bawah untuk menghalau berkembangnya radikalisme dan aksi terorisme.
 
Ia berkomitmen untuk melakukan kaderisasi yang sistematis dan terstruktur. Selain itu, ia akan memaksimalkan digitalisasi sebagai sarana dakwah di media sosial dengan kajian-kajian Islam Ahlusunah Wal Jamaah.
 
Menurutnya, melalui platform-platform yang ada, ia mengajak kepada sahabat-sahabat PMII, khususnya DKI Jakarta, lalu pihak pemerintah juga tokoh-tokoh agama di DKI Jakarta untuk bisa mengcounter isu-isu dan paham-paham radikalisme.
 
“Karena bagaimanapun juga, sumbangsih dari pihak pemerintah dan toko-toko agama sangat penting agar penyakit-penyakit yang ada di Indonesia khususnya paham radikalisme ini tidak menyebar luas,” tegas Rizki.
 
Ia menambahkan, jika agama yang menegasikan nasionalis akan muncul paham radikalisme, sedangkan nasionalis yang menegasikan agama akan muncul paham sekularisme.
 
“Maka, melalui moderasi beragama ini, mari kita kokohkan bersama komitmen memperjuangkan nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai UUD 1945,” ungkap pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Cabang PMII Jakarta Pusat ini.
 
Sementara itu, Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) PKC PMII DKI Jakarta mengingatkan kepada  seluruh pengurus yang baru saja dilantik, bahwa berjuang apalagi berdakwah di kota besar seperti Jakarta adalah hal yang tidaklah mudah.
 
“Maka perlu bekal, perlu kaderisasi, perlu penguatan mental agar apa yang menjadi cita-cita teman-teman (PKC PMII DKI Jakarta) untuk menjadi para pejuang, para pendakwah Ibu Kota nantinya berhasil."
 
Sebagai informasi, pelantikan ini juga di hadiri oleh Deputi Kepemudaan Kemenpora RI, Asrorun Ni'am Sholeh, alumni-alumni PMII DKI Jakarta juga  Organisasi kepemudaan di DKI Jakarta.


Editor: fanugg

Tags

Terkini

Bagaimana Drakor Meracuni Anda? Ini Contohnya

Senin, 29 November 2021 | 22:55 WIB

Jejak Islam di Bali

Sabtu, 27 November 2021 | 17:22 WIB

Pengen ke Bali Lagi? Jalan-Jalan ke Bukit Cinta, yuk!

Jumat, 26 November 2021 | 16:29 WIB

Nyai Sampur dalam Wisata Mistis Gunung Kawi

Rabu, 24 November 2021 | 16:31 WIB

Mengapa Hari Guru Nasional pada Tanggal 25 November?

Selasa, 23 November 2021 | 10:57 WIB

Cirebon Tidak Bisa Dilepaskan dari Sejarah Mataram

Senin, 22 November 2021 | 21:02 WIB

Syukur Waktu 10, Mari Bangkit dan Berkarya !!!

Selasa, 16 November 2021 | 21:28 WIB
X