• Selasa, 28 Juni 2022

Putin Memprediksi Bakal Terjadi 'Perubahan Elite' di Barat

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 07:03 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin (IG/leadervladimirputin)
Presiden Rusia, Vladimir Putin (IG/leadervladimirputin)

KLIKANGGARAN -- Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Jumat, 18 Juni 2022, memperingatkan bakal terjadi perubahan elite di Eropa yang disebabkan kesalahan ekonomi yang memperdalam ketidaksetaraan dan gelombang radikalisme.

Putin, yang berbicara pada sesi pleno Forum Ekonomi Internasional Saint Petersburg (SPIEF), berpendapat bahwa semua pembicaraan saat ini di Barat tentang apa yang disebut 'inflasi Putin' dirancang "untuk mereka yang tidak bisa membaca dan menulis."

Istilah inflasi Putin itu sebelumnya digunakan oleh Presiden AS, Joe Biden, dan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Baca Juga: Inilah Satu Supporter Persib Bandung yang Dikabarkan Meninggal Dunia di Insiden GBLA, Bobotoh Berduka!

"Uni Eropa telah benar-benar kehilangan kedaulatan politiknya, dan elit birokrasinya menari mengikuti irama orang lain, menerima apa pun yang diperintahkan kepada mereka dari atas, menyebabkan kerugian bagi penduduk dan ekonomi mereka sendiri," kata Putin, sebagaimana dikutip Russia Today.

Menurut pemimpin Rusia, kebijakan otoritas Uni Eropa akan memperdalam perpecahan di Barat tidak hanya pada masalah ekonomi tetapi juga pada sistem nilainya.

“Keterpisahan dari kenyataan, dari tuntutan masyarakat, pasti akan menyebabkan gelombang populisme dan pertumbuhan gerakan radikal, perubahan sosial dan ekonomi yang serius, degradasi, dan dalam waktu dekat, perubahan elit, kata Putin.

Baca Juga: Proyek Jalan Simpang 5 Pendopo-Cecar Oleh Dinas PUTR PALI, Rp632 Juta Uang Rakyat Menguap?

Istilah 'inflasi Putin' menggambarkan inflasi yang dihasilkan dari kesulitan pasokan energi, logistik, dan nilai tukar yang diduga disebabkan oleh serangan militer Rusia di Ukraina dan sanksi yang dikenakan pada Moskow oleh negara-negara Barat.

Presiden Rusia sebelumnya menuduh para pemimpin Uni Eropa melakukan "bunuh diri" ekonomi dengan mencoba melepaskan energi Rusia.***

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X