• Selasa, 28 Juni 2022

Kanselir Jerman Serukan Akhiri Perang Ukraina seraya Terus Suplai Lebih Banyak Senjata ke Ukraina

- Jumat, 17 Juni 2022 | 18:46 WIB
Kanselir Jerman, Olaf Scholz (Instagram/@bundeskanzler)
Kanselir Jerman, Olaf Scholz (Instagram/@bundeskanzler)

KLIKANGGARAN -- Kanselir Jerman, Olaf Scholz, telah mengutuk apa yang disebutnya "kekejaman yang tak terbayangkan" dari konflik di Ukraina, selama kunjungan ke pinggiran Kyiv, yaitu Irpin, pada hari Kamis.

Dilansir Russia Today, kanselir Jerman bergabung di Kyiv bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Mario Draghi, dan Presiden Rumania Klaus Iohannis.

"Penghancuran brutal kota ini adalah peringatan: perang ini harus diakhiri," tulis Kanselir Jerman di Twitter.

Baca Juga: Beredar Foto Mesra Aktor Reza Rahardian Bersama Prilly Latuconsina, Netizen: Nikah Diam-diam?

Irpin menjadi tempat pertempuran sengit antara pasukan Rusia dan Ukraina pada minggu-minggu pertama konflik, menyusul serangan Rusia pada akhir Februari.

Moskow menarik pasukannya dari wilayah Kyiv dan beberapa wilayah Ukraina lainnya pada awal April, menyebutnya sebagai isyarat niat baik yang bertujuan membantu pembicaraan damai. Negosiasi sejak itu terhenti.

Sambil menyerukan agar pertempuran dihentikan, Scholz juga bersumpah untuk mengirim lebih banyak senjata ke Kyiv.

Baca Juga: Glimpse of Us by Joji Menyihir Warganet Indonesia menjadi Galau, Inilah Sebabnya!

"Kami mendukung Ukraina dengan pasokan senjata dan akan terus melakukannya selama Ukraina membutuhkan dukungan kami," katanya, seraya menambahkan bahwa militer Jerman saat ini sedang melatih pasukan Ukraina dalam penggunaan persenjataan berat buatan Jerman termasuk senjata mandiri PzH 2000. howitzer berpenggerak dan senjata anti-udara self-propelled Cheetah.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X